Satresnarkoba Polres Lumajang Bekuk Dua Pengedar Pil Koplo


Lumajang, (DOC)-
Dua orang yang diindikasi sebagai pengedar obat terlarang atau pil koplo di wilayah Kabupaten Lumajang diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang.

Keduanya adalah berinisial PE (29) warga Dusun Krajan, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, dan TA (33) warga Dusun Bulakmanggis, Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro.

Polisi awalnya menangkap PE di area Taman, Kecamatan Pasirian, pada Senin 5 September 2022 pukul 12.00 WIB.

Saat dilakukan penggeledahan petugas berhasil menemukan barang bukti 3 plastik klip masing-masing berisi 98 butir pil warna putih logo Y, 4 plastik klip berisi 41 butir pil warna kuning logo DMP/Nova, dan uang hasil penjualan Rp 1.024.000,-.

"Kami juga mengamankan barang bukti dari seorang saksi 1 plastik berisi 1000 butir pil warna kuning logo DMP/Nova," ujar Kasat Narkoba Polres Lumajang Ernowo, Kamis (8/9/2022).

Jumlah barang bukti pil diamankan dari tersangka PE yakni pil warna putih logo Y sebanyak 294 butir, dan pil logo DMP/Nova sebanyak 1081 butir.

"Total jumlah barang bukti berhasil diamankan sebanyak 1375 butir," ujarnya.

Saat dilakukan interogasi kepada tersangka PE, mengaku mendapatkan pil koplo dari dua orang yakni E dan H.

Mendapatkan pengakuan dari tersangka, kemudian polisi langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap E dan H dirumahnya, namun keduanya saat dilakukan penangkapan tidak ada dirumah.

Saat dilakukan penggerebekan dan penggeledahan di dalam rumah petugas menemukan 65 kaleng plastik warna putih didalamnya berisi masing-masing 1000 butir pil warna putih logo Y dengan total sebanyak 65 ribu butir. Dan 4 plastik berisi pil warna kuning logo DMP/NOVA masing-masing berisi 1000 butir, dengan total barang bukti 4 ribu butir.

"Saat ini keduanya kami tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang. Untuk barang bukti diamankan total sebanyak 69 butir," imbuh Ernowo.

Berselang satu jam kemudian sekitar pukul 13.00 Wib, polisi kembali menangkap TA warga dusun Bulakmanggis, Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro di pinggir jalan raya Pasirian depan taman.

"barang bukti diamankan dari tangan tersangka pil warna putih logo Y 2025 butir," ujar Ernowo.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 196 subsider pasal 197 junto pasal 106 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.(Mam)





https://picasion.com/