Tema Bangkit dari Erupsi Gunung Semeru dan Pandemi, SMPN 3 Lumajang Antusias Meriahkan Karnaval HUT RI Ke-77

Antusias SMPN 3 Lumajang

Lumajang, (DOC)
-Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Lumajang dengan berbagai macam busana yang dikenakan baik itu pakaian adat nusantara dan sebagainya menarik perhatian ribuan warga Lumajang dalam pawai karnaval tahun ini yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke 77.

Kegiatan karnaval pelajar SD.MI.dan SMP tersebut dilaksanakan dari mulai siang pukul 13.30 WIB sampai selesai di pusatkan di depan kantor Bupati Lumajang Alun-Alun Utara, Selasa (30/8/2022).

Dalam kegiatan karnaval ini SMP Negeri 3 Lumajang dengan mengusung tema Bangkit dari Erupsi Gunung Semeru dan Pandemi dan judul Greget.

Dalam kegiatan tersebut SMP Negeri 3 menunjukan yang menampilkan kehidupan di sekitar lereng gunung Semeru itu, lengkap dengan kostum pohon, monyet, dan burung, serta kehidupan masyarakatnya.




Bahkan ada yang menarik, yakni dua ekor monyet sedang asyik makan pisang tiba-tiba berinteraksi dengan juri untuk memberikan pisang.Aksi tersebut mendapat sambutan meriah dari ribuan masyarakat yang hadir.

Muhammad Suhudi Kepala Sekolah SMPN 3 Lumajang mengatakan, tema kali ini mengusung tema bangkit dari erupsi Gunung Semeru dan Pandemi.

"Kita ambil judul Greget ini karena musibah yang terus menerus, tapi kita tetap bangkit," ujarnya.

Suhudi mengungkapkan, para peserta yang juga murid-murid sangat antusias dan bersemangat.

"Diharapkan ke depannya para siswa siswi ini yang merupakan generasi emas penerus bangsa dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan terdahulu untuk mengisi pembangunan dengan berbagai macam prestasi yang ditorehkannya untuk Indonesia yang lebih jaya dan sejahtera," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang menjelaskan, karnaval HUT ke 77 ini bertujuan untuk mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat.

"Selama 2 tahun ekonomi di Lumajang benar-benar lumpuh. Karena Lumajang bukan kota industri, sehingga untuk memulihkan ekonomi bisa melalui event-event seperti ini," tuturnya.

Ia menyampaikan, pelaksanaan karnaval saat ini merupakan tuntutan dari masyarakat. Karena selama 2 tahun, mereka harus di rumah akibat pandemi.

"Bisa dibilang ini impian masyarakat, kita semua butuh hiburan," pungkasnya.(Imam)




https://picasion.com/