Cegah PMK, 10.000 Vaksin Diberikan Bagi Sapi Sehat


Lumajang, (DOC)-
Langkah yang tepat untuk mencegah penularan hewan ternak di Kabupaten Lumajang dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yakni melakukan suntik vaksin pada sapi.

Saat ini Kabupaten Lumajang telah menerima 10.000 dosis vaksin PMK, dan penggunaanya akan diprioritaskan untuk hewan ternak utamanya sapi perah.

"Untuk yang awal ini sapi perah dengan dosis 7.000 vaksin, dan sisanya yang 3.000 vaksin untuk sapi potong," terang Bupati Lumajang Thoriqul Haq beberapa waktu lalu.

Thoriqul Haq mengatakan, vaksin tersebut digunakan untuk sapi yang masih sehat atau yang belum terjangkit wabah PMK. Namun, untuk sapi yang terjangkit PMK dilakukan proses pemulihan dahulu, dan jika sudah sembuh, baru dilakukan vaksinasi.

"Sekarang kita kuatkan adalah vaksinasi sapi, tapi vaksinasi ini dilakukan untuk sapi yang sehat," kata Cak Thoriq, Selasa (5/7/2022).

Sementara sapi yang sakit  masih tidak bekenankan untuk vaksin anti PMK, karena memang vaksin akan berdampak bagi sapi yang sehat.

"Vaksin ini diperuntukan bagi sapi ternak atau sapi potong yang sehat, bukan untuk sapi yang pernah terjangkit PMK," ujar dia.

Lanjut Bupati, masyarakat diharapkan secara mandiri menjaga sapinya dari kandang yang harus bersih dan melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin.

"Masyarakat yang punya sapi harus berkeinginan juga bagaimana menjaga sapinya tetap supaya sehat, karena sekarang banyak cara bisa menyebuhkan sapi sembuh dengan cara pengobatan tradisional," tuturnya.

Thoriqul Haq mengatakan, Satgas PMK sekarang  sudah bekerja untuk pendataan vaksinasi sapi, tentu dengan sapi yang sehat.

"Nanti satgas kepolisian TNI mulai melakukan langkah-langkah preventif untuk bagaimana masyarakat mengerti tentang proses vaksinasi," pungkasnya. (Imam)

https://picasion.com/