-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Iklan

Iklan

Sebulan Buron. Pelaku Pembacokan di Tempeh Akhirnya Diringkus Polisi

, Selasa, Mei 10, 2022 WIB


Lumajang, (DOC)
-Seorang pria berinisial MH (19) warga Desa Pandanarum, kecamatan Tempeh harus berurusan dengan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Sebelumnya tersangka MH telah melakukan penganiayaan disertai pembacokan terhadap Yolanda (21) warga Desa Kunir, Kecamatan Kunir.

Peristiwa penganiayaan disertai pembacokan itu terjadi pada Minggu 3 April 2022 sekitar pukul 23.30 Wib di depan warung kopi UD Maju Jata Dusun Krajan Tengah, Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh.

Usai melakukan penganiayaan terhadap korba, pelaku langsung lari dan sembunyi dengan berpindah-pindah di daerah Kecamatan Pasirian.

Tersangka diringkus polisi pada 4 Mei 2022 sekitar pukul 07.30 Wib secara persuasif dan humanis setelah sebulan buron.

"Mungkin sudah lelah bersembunyi akhirnya pulang dan kita tangkap setelah melakukan pendekatan dengan keluarga dan kepala desa Pandanarum," Ujar Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, saat menggelar konferensi pers, Selasa (10/5/2022).

Dewa mengatakan, pelaku nekat menganiaya korban, karena korban Yolanda ini sering melakukan komunikasi melaui Media Sosial Ainun yang merupakan istri siri dari pada pelaku.

Tersangka merasa cemburu, sehingga tersangka mengirimkan pesan whatsapp kepada korban untuk memperkenalkan diri sebagai suamnya, namun korban tidak mempercayainya dan menganggap tersangka adalah sebatas temannya.

"Merasa cemburu tersangka menghubungi korban untuk menanyakan keberadaannya, korban menjawab sedang berada di Pasar malam di Stadion Srikandi Tempeh, kemudian tersangka langsung bergegas dengan terlebih dahulu menyiapkan senjata tajam jenis clurit," ungkap Dewa.

Lanjut dia, beberapa saat kemudian, tersangka menghubungi korban untuk menanyakan keberadaannya, korbanpun menjawab sedang berada di Sumberjati, Kecamatan Tempeh.

"Tepatnya diwarung kopi tersangka dan korban bertemu, kemudian tersangka langsung melakukan penganiayaan  kepada korban saat berada di sepeda motor," ujarnya.

Namun saat korban terjatuh, lalu tersangka mengeluarkan senjata berupa clurit dan memukulkan sebanyak kurang lebih 3 kali di bagian punggung atau bagian tubuh.

"korban sampai hari ini kondisi cukup memperhatikan, karena dari hasil penganiayaan tersebut korban menderita cukup serius, atau mengalami luka berat," ungkap Kapolres.

Atas perbuatanya tersangka dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Barang bukti diamankan diantaranya sepeda motor Honda Beat warna putih, sebilah clurit, dan pakaian pelaku dan korban yang terdapat bercak darah," pungkasnya.(Imam)















Komentar

Tampilkan

  • Sebulan Buron. Pelaku Pembacokan di Tempeh Akhirnya Diringkus Polisi
  • 0

Terkini

Tag Terpopuler