Berantas Narkoba, Polres Lumajang Ringkus Dua Pengedar Sabu


Lumajang,(DOC)-
Satuan Reskoba Polres Lumajang membekuk dua pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis sabu.


Dua tersangka diamankan yakni R (32) warga Desa  Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, dan TJ (28) warga Desa Ranuwurung Kecamatan Randuagung. Keduanya diamankan pada Jumat (18/3/2022).


Kasat Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo mengatakan, awalnya pihaknya menangkap R saat berada di dalam rumahnya di  Dusun Krajan, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto.


"Tersangka R ini kami amankan sekitar pukul 15.30," ujarnya.


Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti, diantaranya, seperangkat alat hisap sabu yang terbuat dari botol kaca yang tutupnya warna hijau dilubangi dua dan terangkai dengan sedotan warna putih dan sedotan warna bening, dan sebuah kotak hitam berisi 3 buah plastik klip yang berisi serbuk kristal warna putih yang di duga sabu yang dibungkus tisu warna putih dan lakban warna coklat.


Selain itu, polisi juga mengamankan 

barang bukti 2 buah skrop/sendok sabu yang terbuat dari sedotan. warna bening, 1 buah potongan sedotan warna bening, 1 buah plastik klip bekas tempat sabu, dan 1 buah potongan plastik klip bekas tempat sabu


Sehingga total jumlah barang bukti Sabu diamankan yakni seberat 0,39 gram," ungkapnya.


Ernowo menjelaskan, penangkapan terhadap pengedar sabu berinisial R ini merupakan pengembangan dari tersangka Agus yang sebelumnya ditangkap Polres Jember.


"Setelah mendapat informasi dari Polres Jember, kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan ternyata benar tersangka R ini memiliki sabu seberat 0,39 gram," ujarnya.


Setelah dilakukan pemeriksaan, R mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari pelaku TJ yang berdomisili di  Dusun Krajan Lama, Desa Ranuwurung Kecamatan Randuagung.


“Berbekal pengakuan dari tersangka Candra, kami pun melakukan penangkapan terhadap pelaku TJ dirumahnya dan kami mengamankan berupa uang hasil penjualan sabu Rp 650 ribu ,” ungkapnya.


Keduanya disangka melanggar pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1, Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. 


“Kami berkomitmen akan terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Lumajang,” tegas Ernowo. (mam)

https://picasion.com/