Polisi Tetapkan Tersangka Dugaan Penyelewengan Bansos Sawaran Kulon


Lumajang, (DOC)-
Kasus dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang kini Polres Lumajang telah menetapkan satu tersangka berinisila A

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Utomo mengatakan, pihaknya sudah menetapkan satu tersangka, namun tidak dilakukan penahanan karena karena ada beberapa alat bukti yang harus dilengkapi.

"Kita belum melakukan penahanan terhadap tersangka karena masih ada alat bukti masih kurang," ujar Fajar kepada sejumlah awak media. Selasa (22/2/2022).

Menurutnya, bila penyidik perlu melakukan penahanan terhadap bersangkutan, maka akan dilakukan penahanan.

"Saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan melengkapi beberapa alat bukti," ujar Fajar.

Sementara besar kerugian akibat penyelewengan dana bansos mencapai 300 juta. Kerugian tersebut diperoleh dari akumulasi sekitar 200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Proses memang masih kita lengkapi jadi memang berhati-hati sekali kalau terkait dengan kasus PKH ini, jadi memang tidak terburu-buru,k


Kalau memang nanti sudah alat bukti terpenuhi kita tetapkan lagi sebagai tersangka.
, jadi memang proses membutuhkan waktu," terang Fajar.(Imam)

https://picasion.com/