-->

Iklan

https://picasion.com/

Beraksi di 18 TKP, Pelaku Curanmor di Lumajang Ditangkap Polisi

, Jumat, Januari 07, 2022 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)
-Seorang pria berinisial SRT (21) pelaku curanmor di Lumajang diringkus Polisi. 


Pria diketahui warga Dusun Karanganyar, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian ditangkap petugas Tim Resmob Polres Lumajang dan Polsek Candipuro dirumahnya pada Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 15.30 WIB. 


"Tersangka SRT kita tangkap saat berada di dalam rumahnya bersama barang bukti," ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Utomo, Jumat (7/1/2021).


Selain mengamankan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti sepeda Yamaha Vega R, dan dosbok Hand phone.


"Kami juga berhasil mengamankan 1  buah obeng, dan 1 linggis sebagai alat digunakan pelaku saat melakukan aksi pencurian," ungkap Fajar.


Kini tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


"Saat ini polisi masih memburu satu pelaku lainnya sebagai penadah, dan identitas sudah di kantongi, secepatnya tersangka ini kita tangkap," terangnya.


Disebutkan Fajar, pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama dengan 18 tempat kejadian perkara (TKP).


"Dari pengakuan tersangka sudah beraksi di 18 TKP di dua Kecamatan yakni Pasirian dan Candipuro," terangnya.


Dijelaskan, Fajar tersangka SRT melakukan pencurian sepeda motor di dalam rumah korban Dusun Uranggantung, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, pada Rabu 3 Oktober 2021.


Dalam menjalankan aksinya pelaku mengambil barang dengan cara awalnya mencukit jendela samping kiri rumah korban.


Setelah berhasil mencukit jendela,  pelaku masuk kedalam rumah korban dan mengambil barang milik korban berupa sepeda motor yang sebelumnya berada diparkir di ruang belakang dan mengambil barang berupa Hand phone berada diranjang ruang tengah rumah korban.


"Usai mengambil barang milik korban kedua pelaku kemudian keluar melalui pintu samping kiri rumah korban," Ujarnya.


Fajar mengatakan, Modus operandinya yaitu pencurian dengan pemberatan (curat) dilakukan pada malam hari dengan cara merusak pagar, pintu atau cendela milik korbannya. 


"Barang-barang hasil curian itu, langsung dijual oleh pelaku ke penadah yang berdomisili di Desa Kalibendo," ungkapnya.


Untuk penadah pencurian tersebut berinisial M. Saat ini M sekarang dinyatakan sebagai DPO oleh Polres Lumajang. 


"Penadahnya akan kita kejar terus. Sekarang buron, statusnya sekarang sebagai DPO," pungkasnya.(Imam)

Komentar

Tampilkan

Terkini