Antisipasi Penyebaran Omicron, Pamor Keris Siap Tertibkan Prokes Masyarakat


Lumajang, (DOC)
-Forkopimda Kabupaten Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Pamor Keris (Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat) di halaman Mapolres Lumajang, Senin (24/1/2022).

Tim dari Pamor Keris akan bergerak menertibkan kembali penegakan prokotol kesehatan di masyarakat.

Apel tersebut dipimpin Asisten Ekbang Sekda Kabupaten Lumajang Teguh Wijayono, didampingi Dandim 0821 Letkol Inf Andi A Wibowo Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno.

Dalam sambutannya, Asisten Ekbang Sekda Kabupaten Lumajang Teguh Wijayono menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi semua pihak terutama dari Polisi, TNI dan masyarakat yang telah dalam upaya penegakan dan disiplin protokol kesehatan.

"Berbagai macam inovasi dan strategi penegakan disiplin Prokes sudah sering dilaksanakan pada untuk mengantisipasi penyebaran varian omicron," ujarnya

Teguh mengatakan, Saat ini penyebaran varian omicron di Indonesia mulai terjadi peningkatan sebanyak 800 orang sejak pertama kali masuk ke indonesia pada tanggal 27 november 2021.

"Untuk wilayah Jawa Timur sudah ada 8 orang yang tersebar di kota Malang, kota Surabaya dan Kabupaten Malang. Varian omicron ini perlu kita waspadai karena daya penularannya lima kali lebih cepat dibandingkan dengan varian delta," terangnya.

Dalam upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 tersebut menurut Teguh menyampaikan pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan seperti memberlakukan assemen PPKM yang semula dua minggu sekali menjadi seminggu sekali untuk mengetahui perkembangan pengendalian Covid-19 di beberapa daerah sesuai dengan indikator yang telah ditentukan.

"Kebijakan lain pemerintah adalah dengan memperketat pintu masuk dari luar negeri dengan melakukan screening yang ketat terhadap pelaku perjalanan luar negeri serta menambah waktu pelaksanaan karantina bagi PPLN yang semula 5 hari menjadi 7 hari," beber Teguh Wijayono.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, tujuan pelaksanaan apel ini untuk mengetahui  sejauh mana kesiapan personel maupun sumber daya pendukung lainnya yang terlibat dalam tim pamor keris. Operasi ditetapkan khususnya dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pencegahan penyebaran covid 19.

Saat melaksanakan harus Lakukan tugas secara humanis dan hindari tindakan arogan, lakukan Deteksi dini dan pemetaan terhadap daerah rawan, selanjutnya lakukan tindakan prefentif dan preentif selama kegiatan selain itu agar masyarakat dibantu dalam penyemprotan desinfektan di lokasi yang rawan Covid-19.

"Dengan kehadiran tim pamor keris diharapkan betul-betul bisa memberikan manfaat yang besar dalam hal pencegahan penyebaran covid 19 dan cipta kondisi harkamtibmas yang kondusif di wilayah jawa timur melalui kegiatan preemtif dan preventif," pungkasnya.

Apel kesiapan ini dilaksanakan secara serentak baik di tingkat provinsi maupun kab/kota di wilayah jawa timur sehingga Tim Pamor Keris  melaksanakan kegiatan patroli bersama dalam rangka penegakan protokol kesehatan dan cipta kondisi Kamtibmas di seluruh wilayah jawa timur. (Imam)

https://picasion.com/