-->

Iklan

https://picasion.com/

Penundaan Eksekusi Lahan SMK WYSN Lumajang Dikabulkan Jadi 6 Bulan

, Senin, Desember 27, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)-
Pasca aksi ujuk rasa dilakukan alumni SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) Lumajang atas penolakan eksekusi lahan sekolah kedua belah pihak melakukan mediasi.


Kedua belah pihak melakukan mediasi bersama pihak pengadilan negeri di Kantor Balai Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Senin (27/12/2021).


Mediasi yang digelar sempat berlangsung alot, sekitar pukul 09.00 WIB hingga sore hari.


Hasil mediasi tersebut akhirnya mengambulkan permintaan pihak sekolah untuk penundaan eksekusi.


"Hasilnya masa eksekusi ditunda 6 bulan kedepan, setelah itu gedung segera dikosongkan," Kata Panitera Pengadilan Negeri Kelas IIB Lumajang, Julianto.


Penundaan masa eksekusi itu terhitung per 27 Desember 2021, sehingga eksekusi lahan akan dilakukan pada 27 Juni 2022 mendatang.


Karena menyangkut kepentingan siswa siswi yang masih sekolah, pihak pemenang dalam gugatan memberi waktu tambahan untuk mengosongkan lahan tersebut.


"Pihak sekolah diperbolehkan menjalani proses pembelajaran hingga akhir semester genap," ujarnya.


Sementara itu, Kuasa Hukum SMK WYSN, Basuki Rachmat mengaku kini pihak sekolah bakal segera mempercepat pemindahan lokasi setelah permintaan penundaan eksekusi dikabulkan.


"kami percepat pembangunannya, lokasi lahan ada di wilayah Desa Bondoyudo," ujarnya.


Basuki berharap, semoga banyak pihak termasuk pemerintah bisa membantu agar sekolah ini cepat berlangsung apalagi siswanya kurang lebih 400.


Usai melakukan negosasi, Kepala sekolah SMK WYSN Lumajang dan ketua Komite SMK WYSN melakukan pendatanganan surat pernyataan.


Dalam isi surat pernyataan tersebut bahwa saya sanggup untuk mengkosongkan sendiri terhadap barang-barang yang ada di sekolah SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) dalam tenggang waktu 6 bulan terhitung Senin 27 Desember 2021 sampai tanggal 27 Juni 2022.(Imam)

Komentar

Tampilkan

Terkini