ACT Bangun 100 Huntara, dan Mendorong Perekonomian Korban Erupsi Semeru


Lumajang, (DOC)-
Aksi kemanusian untuk membantu korban erupsi Semeru Semeru dilakukan Aksi Cepat Tanggap (ACT) salah satunya program membangun hunian nyaman sementara di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

ACT akan membangun 100 unit hunian dengan fasilitas ruang tamu, kamar tidur, dapur, serta kamar mandi.

"Untuk total luas bangunan 6x4,8 meter. Warga yang menghuni merupakan warga terdampak erupsi Gunung Semeru," ujar Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin, kepada sejumlah awak media, Rabu (29/12/2021).

Ahyudin mengatakan, pembangunan rumah nyaman sementara ukurannya 6 x 4,8 m. Konsep rumahnya lokasinya semua diintegrasikan mengacu kepada konsep yang dibangun oleh pemda Lumajang

"Dikawasan ini 81 hektar akan menjadi kawasan pembangunan rumah sementara dilanjutkan rumah tetap atau huntap plus lahan untuk pertanian masyarakat. Dari 81 hektar itu untuk huntap, huntara dan pertanian/perkebunan," ujarnya.



Pihaknya berharap secepatnya proses huntara ini dibangun, apalagi saat ini musim hujan. Jadi kasian kalau para pengungsi tetap bertahan di tenda-tenda pengungsian.

"Rumah hunian nyaman akan dikerjakan oleh ACT bersama TNI," ujar Ahyudin.

Ia menjelaskan, hunian nyaman terpadu yang ACT bangun merupakan wujud solidaritas masyarakat Indonesia untuk membantu korban erupsi Semeru. Dalam waktu satu bulan, ACT mendapat amanah besar bentuk menyampaikan kepedulian Sahabat Dermawan.

"Salah satu pembangunan hunian terpadu agar warga yang sebelumnya tinggal di tenda pengungsian bisa memulai kehidupan barunya di tempat yang jauh lebih nyaman," Jelasnya.

Selain hunian nyaman terpadu, ACT juga menginisiasi pengembangan produksi pabrik batako. Pabrik ini menjadi upaya pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi melibatkan warga sekitar dan korban terdampak.

Ahyudin mengatakan, ACT akan mensupport 10 mesin home industri untuk pembuatan batako.

"Batako hasil produksi warga nantinya bisa dijual dan juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan hunian," terangnya.

Selain itu, ACT akan menyiapkan modal wakaf untuk 1000 Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM).

"Untuk pemberdayaan UMKM dari danah wakaf yang dihimpun oleh global wakaf ACT, semoga bisa menyasar 1000 orang," ungkap Ahyudin.(Imam)










 

https://picasion.com/