-->

Iklan

https://picasion.com/

Raditya Daneswara Putra Polisi Mengukir Banyak Prestasi

, Selasa, November 02, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)-
Raditya Daneswara siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 01 Lumajang ini mempunyai bakat dan meraih banyak prestasi.

Siswa yang masih duduk dibangku kelas 7 MTsN 1 Lumajang meraih medali emas di ajang Porseni MTs Jatim 2021 dalam cabang perlombaan pidato bahasa inggris.

Raihan medali ini patut disyukuri karena turut membantu Kabupaten Lumajang menjadi Runer Up Porseni MTs tingkat Jawa Timur 2021 dengan raihan 2 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Raditya didampingi ibunya Lilis Dwi Graha menuturkan mendapatkan medali emas diajang Porseni MTs Jatim 2021 cabang lomba pidato bahasa inggris dengan mengambil tema bahasa Inggris.

"Saya mampu meraih medali emas setelah berhasil menembus babak final dengan menyisihkan puluhan peserta dari seluruh Jawa Timur," ujar Raditya ditemui dirumah kediamannya.

Putra kelahiran Bali berusia 13 tahun, sebelumnya pernah mengukir banyak prestasi. Diantaranya, 4 kali juara kali Olimpiade Nasional bahasa inggris di tahun 2019.

Selain itu Raditya juga pernah memborong juara pertama dan kedua dalam event kejuaraan bahasa Inggris.

Tak hanya di lomba bahasa Ingris, Raditya juga pernah mengukir prestasi juara 1 lomba Batik Lumajang On The Stret (Balos) tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Pemkab Lumajang.

Terhitung ada 29 Trophy yang diraih Raditya dalam kurun waktu 2014-2021.

Raditya putra putra dari seorang polisi dengan jabatan Kasatreskoba Polres Lumajang, putra ke-4 pasangan AKP Ernowo dan Lilis Dwi Graha tetap semangat belajar meski sering ditinggal tugas oleh orang tuanya.

Sementara itu, Lilis Dwi Graha mengatakan, pencapaian prestasi yang diraih Raditya bisa diraih oleh anak-anak yang lain, tergantung dukungan dan peran serta orang tua dalam mengarahkan kemampuan dan bakat anak.

"Karena menurut saya bakat anak adalah anugerah dia sejak lahir tinggal orang tua bagaimana bisa mengasah bakat yang dimiliki oleh anaknya," tuturnya.

Lilis menyadari, pemerintah tidak hanya memikirkan masalah pendidikan anak-anak saja sehingga banyak hal yang luput dari perhatian Pemerintah Daerah, termasuk prestasi yang telah diukir oleh putranya tersebut. Hal itu tidak lantas menyurutkan semangatnya tapi justru menjadi tantangan baginya untuk terus mendukung dan mengasah bakat yang dimiliki putranya.

"Awalnya kami berpikiran karena kami pendatang sehingga tidak ada perhatian dari pemerintah daerah atas prestasi yang diraih putra kami, tapi kami sadar bahwa pemerintah tak hanya memikirkan soal pendidikan anak-anak saja,” jelas Lilis.(Imam)

















Komentar

Tampilkan

Terkini