-->

Iklan

https://picasion.com/

Musim Hujan Rawan Bencana ini Himbauan BPBD Lumajang

, Kamis, November 04, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)
-Memasuki musim penghujan di bulan November 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menghimbau untuk masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang untuk meningkatkan kesiapsiagaan terutama dengan potensi bencana alam khususnya genangan air, banjir, longsor dan angin kencang

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG, masyarakat diminta untuk siaga menghadapi bencana hidrometerologi.

"Karena sekarang ini siaga hidromertrologi banjir, longsor, pohon tumbang dan cuaca ekstrim. Berdasarkan ramalan BMKG bahwa puncak hujan itu di bulan november," ujarnya.

Wawan menyampaikan, hujan sewaktu waktu dengan intensitas sedang sampai tinggi disertai dengan angin. Maka dari itu kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan ini.

"Untuk itu masyarakat diharapkan dan pola hidup bersih, jangan buang sampah di sungai.
Kalau ada waktu, benahi drainase kerja bakti drainase dibenahi karena hujan bisa sewaktu waktu dengan intensitas sedang sampai tinggi," harapnya.

Selain itu ancaman bencana selama musim penghujan ini salah satunya juga angin kencang, dalam menghadapi angin kencang diharapkan masyarakat agar aliran listrik di rumah sebaiknya dimatikan untuk sementara.

Diharapkan kepada masyarakat jangan berada di pohon besar yang berpotensi roboh, tetap di dalam rumah sambil memantau keadaan cuaca serta masyarakat diminta untuk untuk memangkas pohon yang sudah terlalu lebat dan berdekatan dengan rumah penduduk.

"Kalau memang ada diseputaran sekelilingnya itu ada pohon-pohon yang membahayakan itu dipangkas. Atau memang itu dirananya Kabupaten, menghubungi dinas lingkungan hidup untuk pemangkasnya," jelas wawan.

Lebih lanjut Wawan menambahkan, BPBD juga menghimbau untuk warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancamman lahar dingin Gunung Semeru di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) seiring dengan hujan yang mengguyur kabupaten Lumajang.

"Ada empat Das Gunung Semeru yang harus diwaspadai saat turun hujan yakni Besuk Kobokan, Sungai Rejali, Kali glidik, dan Besuk sat," terangnya.

Sedangkan lokasi rawan longsor berada di Piket Nol KM 53 sampai 58 Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Taman Ayu, dan jalur Bruno Ranupani, serta jalur Kandang Tepus sampai B29.

"Untuk banjir genangan diantaranya Rowokangkung, Biting karena Biting itu sungai menjangan mati, dan daerah-daerah lain yang sekarang ini banyak drainase yang tidak sesuai dengan peruntukannya," pungkas Wawan Hadi.(Imam)


Komentar

Tampilkan

Terkini