-->

Iklan

https://picasion.com/

Polres Lumajang Tangkap Komplotan Pelaku Begal Yang Beraksi Di wilayah Lumajang

, Rabu, September 29, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)-
Polres Lumajang berhasil menangkap komplotan begal yang kerap beraksi di wilayah Kabupaten Lumajang.

Ada empat pelaku yang berhasil ditangkap yakni berinisial SWD (23), warga Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko; JSG (21), warga Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit; TO (30), warga Desa Bence, Kecamatan Kedungjajang, dan MAN (39), warga Desa Sawaran Lor Kecamatan Klakah.

"Penangkapan terhadap keempat pelaku dilakukan di lokasi yang berbeda pada Selasa kemarin." ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Utomo, Rabu (29/9/2021).

Ia mengatakan, awal polisi menangkap seorang pedanah yakni MAN dan TO di Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto. saat melakukan penangkapan petugas terlebih dulu dengan melakukan undercover buy dengan cara anggota memancing untuk melakukan transaksi jual beli motor.

Dari hasil penangkapan terhadap dua penadah MAN dan TO, Polisi berhasil mengamankan sepeda motor Honda Scoopy hasil kejahatan curanmor di Pakiran SDN Sentul 01, Desa Sentul, Kecamatan sumbersuko.

"Sepeda motor honda scoopy ini milik korban berinisial WT seorang guru warga Desa Purwosono yang dilaporkan hilang pada Selasa 27 september 2021," ujar Fajar.

Saat dilakukan interogasi tersangka TO mengakui membeli sepeda motor dari tersangka SWD, RD (DPO)

"Ia mengakui sudah 10 kali membeli sepeda motor dari RWD, RD (DPO) dan JSG," ungkapnya.

Setelah mendapatkan keterangan dari tersangka MAN dan TO, hanya berselang dua jam tepatnya pukul 17.00 WIB, polisi berhasil menangkap JSG dan SWD di dekat jembatan Desa, Bence, Kecamatan Kedungjajang.

Namun saat dilakukan penangkapan kedua tersangka ini melakukan perlawanan hingga akhirnya petuhgas memberikan tindakan tegas terukur mengenai bagian kakinya.

"Karena melakukan perlawanan terhdapa petugas, dua pelaku kami tembak mengenai bagian kakinya," tegas Fajar.

Para pelaku mempunyai peran yang berbeda-beda, tersangka SWD dan JSG berperan sebagai joki dan pemetik motor. Sedangkan TO dan Man sebagai penadah hasil curin.

"Untuk RD yang bertugas sebagai pemetik dan joki motor sampai kini masih buron," ungkapnya.

Fajar menjelaskan, modus pelaku ini mengambil sepeda motor milik korban dengan cara merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci T, setelah berhasil merusak pelaku langsung membawa kabur motor curiannya.

"Barang bukti berhasil diamankan satu kunci T sebagai alat melancarkan aksi kejahatan, dan 7 unit kendaraan sepeda motor," terangnya.

Dari pengakuan tersangka JSG dan SWD sudah melakukan aksinya di 14 TKP di wilayah Lumajang seperti, Jatiroto, Kunir Sukodono, Tekung, Sumbersuko. dan Tempeh. Dua diantaranya melakukan percobaan begal di Kecamatan Kunir dan Jatiroto.

Berikut daftar 14 TKP:
1. Curanmor depan Pondok Asri Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.
2. Curanmor, tanggal 20 Agustus 2021.
3. Curanmor, sebelah warung kopi (warkop) di Kecamatan Tempeh.
4. Curanmor, selatan Enjoy Cafe Kecamatan Lumajang.
5. Curanmor, tempat parkir Klinik Bunda Elisa Jalan Suwandak, Kelurahan Jogotrunan.
6. Curanmor, parkiran Puskesmas Pasirian.
7. Curanmor, parkiran Puskesmas Candipuro.
8. Curanmor, parkiran Puskesmas Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko.
9. Curanmor, parkiran Puskesmas Tekung, KecamatanTekung.
10. Curanmor, depan rumah Jalan Raya Gatot Subroto, Karangsari, Kecamatan Sukodono.
11. Curanmor, Salon Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun.
12. Percobaan curas/begal di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir.
13. Curas/begal Selorejo, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro.
14. Curanmor, tempat parkir SDN Sentul di Kecamatan Sumbersuko. (Mam)


 






Komentar

Tampilkan

Terkini