-->

Iklan

https://picasion.com/

Cegah Penularan Covid-19, Tuna Wisma dan Pemulung di Lumajang Suntik Vaksin

, Kamis, September 23, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)
-Tuna wisma dan pemulung di Kabupaten Lumajang mengikuti suntik vaksinasi yang digelar Polres Lumajang di Gedung Soedjono, Lumajang, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan vaksinasi diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara dengan mengambil tema Polantas Yang presisi Tangguh dan Tumbuh di era Kenormalan baru.

Kegiatan tersebut digelar serentak se-Jawa Timur secara virtual melalui video conference bersama Kapolda Jatim Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Gubernur Jatim  Khofifah Indar Parawansa, dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C Unair, Surabaya.

Selain vaksinasi kepada Masyarakat Pemulung dan Tuna Wisma, Satlantas Polres Lumajang memberikan bantuan sosial berupa sembako sebanyak 111 paket.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, kegiatan vaksinasi ini dalam rangka menyambut HUT ke-66 Polantas pada 22 September 2021 mendatang. Ini sebagai salah satu bentuk dukungan Satlantas Polres Lumajang dalam percepatan penanggulangan Covid-19.

"Ini sebagai upaya kita mendukung pemerintah, yang mana juga sesuai dengan tema HUT ke-66 Polantas, Polantas Yang Presisi, Tangguh, dan Tumbuh di Era Kenormalan Baru," ungkap Kapolres.

Selain mendapatkan vaksin, 111 peserta tuna wisma dan pemulung juga mendapatkan bantuan sembako yang diberikan oleh Satlantas Polres Lumajang dalam memperingati ulang tahun yang ke-66.

“Vaksinasi kali ini memang dikhususkan untuk para tuna wisma, pemulung, total ada 111 dosis, selain itu, kami juga memberikan bingkisan sembako untuk tuna wisma dan gelandangan," ujar Eka Yekti.

Sementara Siti Maini salah satu pemulung yang ikut vaksinasi dari satlantas Polres Lumajang menyampaikan terima kasih kepada Polres Lumajang yang telah peduli dengan para pemulung dan tuna wisma.

Ia mengatakan vaksin merupakan bentuk ikhtiar sebagai penangkal untuk melawan virus corona.

"Usai divaksin tidak menimbulkan gejala terhadap tubuhnya, " katanya.(Imam)






Komentar

Tampilkan

Terkini