-->

Iklan

https://picasion.com/

Gunakan Pengerasa Suara, Polsek Jajaran Woro-Woro Berikan Sosialisasi Penerapan Aturan PPKM Darurat

, Minggu, Juli 04, 2021 WIB
https://picasion.com/



Lumajang, (DOC)
-Operasi Yustisi, Jajaran Polsek Polres Lumajang bersama Koramil melaksanakan woro - woro dengan pengeras suara tentang pelaksanaan dan penerapan PPKM Darurat Covid -19, Sabtu (3/7/2021) malam

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, Petugas Polsek jajaran melakukan woro-woro dengan menggunakan megaphone menyasar warung, depot, cafe, PKL, toko  dan Objek wisata untuk mensosialisasikan aturan PPKM darurat.

"Petugas juga melakukan patroli keliling kampung dengan woro-woro menggunakan megaphone menghimbau warga tidak pergi keluar kota, dan tidak menerima tamu dari luar kota, serta kuci pintu jendela dan kunci motor karena banyak maling," ujarnya, Minggu (4/7/2021)

Shinta menjelaskan, inti kegiatan woro - woro dan pembubaran kerumunan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan tentang penerapan PPKM Darurat Mikro sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 15 tahun 2021 dengan Keputusan  Bupati Lumajang 188.45/272/427.12/2021 tentang pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid -19.

"Inti agar masyarakat untuk patuh terhadap Instruksi dan Keputusan tersebut," terangnya.

Lebih lanjut Shinta menyampaikan, jajaran Polsek juga memberikan himbuan dengan woro tentang PPKM Darurat yakni tentang pemberlakuan Pengetatan aktifitas di antaranya 100% work from home untuk sektor essential, untuk kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring.

"Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 50 %," ujarnya.

Selain itu Kegiatan pusat perbelanjan/mal/pusat perdagangan ditutup. Restorant dan rumah makan hanya menerima delivery atau take away.

"Untuk kegiatan masyarakat dan sosial budaya yang mendatangkan massa sementara untuk ditiadakan," jelas Shinta.

PPKM Darurat, lanjut dia, akan dilaksanakan mulai tanggal 3 Juli sampai 20 Juli 2021. Selama perberlakuan aturan tersebut, warga diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) serta menaati aturan PPKM.

"Saat ini aturan PPKM Darurat ini telah ditetapkan pemerintah, protokol 5M harus diterapkan lebih ketat,” pungkas Ipda Andrias Shinta. (Humas Polres Lumajang)


Komentar

Tampilkan

Terkini