-->

Iklan

https://picasion.com/

Satu Napi Terorisme Lapas Lumajang Ikrar Setia NKRI

, Rabu, Juni 23, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)-
Satu narapidana terorisme (Napiter) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lumajang berinisal AD menyatakan bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ikrar setia di ucapakan AD pada Rabu (23/6/2021) di Aula Lapas Kelas II B Lumajang dengan disaksikan sejumlah pihak, dan dipimpin langsung Indah Amperawati.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kepala Lapas Kelas II B Lumajang serta jajaran Forkopimda.

Narapidana teroris (napiter) berinisial AD mengucapkan ikrar setia kepada NKRI secara mandir, yang dilanjutkan dengan penandatanganan Sumpah ikrar setia kepada NKRI. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila dan penciuman Bendera Merah Putih oleh narapidana teroris.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengaku senang dengan adanya pernyataan dari napi teroris yang dengan kesungguhan hati ingin kembali mencintai NKRI dengan keinginan sendiri tanpa ada paksaan

"Bahwa ada pernyataan dari Napi teroris yang itu dengan kesungguhan hati bahwa dia akan kembali untuk mencintai Negara Republik Indonesia ini dengan keinginan sendiri tanpa dipaksa, dan tidak akan kembali kepada kelompok radikalisme," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Lumajang Agus Wahono menyampaikan, Tiga lalu sebenarnya sudah ada rencana untuk ke NKRI tapi masih ada kendala-kendala faktor internal.

"Kita melakukan pendekatan persuasif. Kita bimbing warga binaannya kemudian kita kasih pengertian terutama dari keluarganya juga. Alhamdulillah dia sadar akan kesalahannya bahwa perbuatannya yang waktu pengeboman di Banjarmasin itu salah," ujarnya.

Kemudian yang bersangkutan menyadari bahwa ia akan berbuat lebih baik lagi, mencintai negara indonesia. Dari perilakunya sekarang sudah tidak radikal.

"Selama tiga tahun ini kami selalu memberikan pengarahan, memberikan pendidikan, pengajar dari kememag dan juga dari pihak yang lain," imbuhnya.

Lanjut Agus, selama itu, piahknya melibatkan semua unsur untuk melakukan pembinaan supaya yang bersangkutan tidak radikal lagi.

"Alhamdulillah hari ini tekadnya itu bulat sekali, dukungannya juga sudah bagus akhirnya dia menyatakan ikrar itu dengan sungguh-sungguh dari dalam hati. Dilihat dari perilakunya selama di sini juga menunjukkan sudah tidak radikal lagi bahkan bisa dibilang sudah benar-benar hilang," tandasnya. (Imam)

Komentar

Tampilkan

Terkini