-->

Iklan

https://picasion.com/

Polsek Tempeh Ringkus Pembobol Dua Sekolah Dasar

, Rabu, Juni 09, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)-
Unit Reskrim Polsek Tempeh berhasil membekuk lima pembobol Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dusun Darungan, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, dan SDN 04 Jokarto, Dusun Rambak Pakis, Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh.

Kelima pelaku adalah IY (28), AI (23), VA (21) S (31) warga Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, satu tersangka lain berinisial RG warga Desa Besuk, Kecamatan Tempeh.

Penangkapan terhadap kelima pelaku setelah anggota Polsek Tempeh setelal mendapatkan dari seorang warga adanya orang yang akan menjual barang kepada pedagang rosokan.

"Kemudian petugas langsung melakukan pengecekan terhadap barang tersebut, dan ternyata memang betul barang tersebut milik korban," Ujar Kapolsek Tempeh AKP Lugito melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Atas ditemukan barang milik korban, petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap ciri-ciri fisik kendaraan orang yang menjual.

"Tidak butuh waktu lama petugas langsung bergerak melakukan penangkapan terdapap pelaku di rumah masing-masing," jelasnya.

Lanjut Shinta, saat dilakukan interogasi kelima tersangka ini mengaku telah melakukan pencurian di dua SDN di Tempeh.

"Selain itu para pelaku mengaku pernah melakukan aksinya di sekolah di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro," ujarnya.

Dari tangan kelima pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu unit komputer merek Asus, satu unit mesin printer merek Canon IP 2770, satu unit mesin printer scanner merek Canon MP 287.

"Semua barang bukti ditemukan milik SDN 03 Besuk, Dusun Darungan, Desa Besuk, Kecamatan Tempeh," Ujarnya.

Sementara itu, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti hasil curian di SDN 04 Jokarto, Dusun Rambak Pakis, Desa okarto, Kecamatan Tempeh.

"Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti dua sepeda motor  yang dgunakan pelaku yakni Sepeda motor Yamaha CBR Nopol N-6915-YAQ, dan sepeda motor Beat," ungkap Shinta.

Ia menjelaskan Modus dilakukan para pelaku ini mencukit atau merusak pintu pada ruang sekolah dan kemudian mengambil barang milik Korban.

"Atas kejahatan mereka itu kelima pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkasnya. (Mam)









Komentar

Tampilkan

Terkini