-->

Iklan

https://picasion.com/

Dua Pelaku Pencuri HP Diringkus Satreskrim Polres Lumajang

, Rabu, Mei 05, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)
-Dua pemuda berinisial M.A.H dan MD diringkus Satreskrim Polres Lumajang, Selasa (4/5/2021) malam.

Keduanya ditangkap lantaran melakukan pencurian Handhpone milik korban warga Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Dua pemuda merupakan warga Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir nekat melakukan pencurian HP milik korban SEP (16) pada Kamis 11 Februari 2021 sekira pukul 14.00 WIB.

Kasat Reskrim KP Fajar Bangkit Sutomo melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menjelaskan, kejadian saat itu korban mengendarai sepeda motor menuju rumah di Dusun Krajan, Desa Kloposawit, Kec. Candipuro.

Namun ditengah perjalanan di jalan Umum Dusun Candlor, Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro korban dipepet oleh dua pemuda dengan mengendarai sepeda motor.

"lalu korban berhenti, setelah berhenti pelaku meminta uang kepada korban namun tidak dikasik karena tidak mempunyai uang," ujar Ipda Andrias Shinta.

Karena tidak diberikan uang, pelaku meminta HP korban yang ada di saku, pelaku pun mengambil HP yang ada disaku korban.

"Mengetahui Hp korban diambil, lalu korban berusaha untuk meminta kembali Hpnya, namun salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau yang akan membacokan kepada korban," imbuh Shinta.

Saat pelaku akan membacok korban dengan menggunakan pisau, korban menangkis hingga mengenai ibu jari tangan sebelah kiri dan mengalami luka robek.

"Pelaku berhasil mengambil HP milik korban, kemudian kabur ke arah utara," terang Paur Subbag Humas.

Berdasarkan laporan tersebut, unit Resmob melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua tersangka di rumahnya.

"Dalam upaya dilakukan penangkapan kedua tersangka tidak melakukan perlawanan," ujar Ipda Andrias Shinta.

Adapun barang bukti berhasil diamankan yaitu sepeda motor beat warna putih milik pelaku, 1 sajam jenis pisau. dan HP Hp merk Samsung A10S.

"Pelaku sudah kami tangkap, dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Ipda Andrias Shinta.

Komentar

Tampilkan

Terkini