Iklan

Seorang wanita Terlibat Begal Mengaku Korban Dibegal Mantan Pacarnya


Lumajang, (DOC)-
Nurhayati seorang wanita menjadi pelaku aksi pembegalan di tempat Wisata Ranu Klakah, pada Juli 2020 lalu.

Wanita ini yang memiliki 2 anak sebagai umpan dalam aksi pembegalan ini.

Nurhayati sendiri ditangkap satreskrim Polres Lumajang saat berada di rumahnya Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah.

"Dalam menjalankan aksi begal ada 4 kelompok, Sainal (21) dan Muhammad (41) dan Ari yang kini masih buron," Ujar Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno saat menggelar konferensi pers di Mapolres Lumajang, Jumat (30/4/2021).

Kapolres Lumajang menjelaskan, Nurhayati menjalankan modusnya saat menjalankan aksinya perannya adalah untuk memancing korban untuk bertemu di Ranu Klakah.

"Setelah korban datang, tiga pelaku pria ini datang berboncengan mengendarai sepeda motor vario menghampiri korban dan merampas kendaraan milik korban hingga melakukan penganiayaan,"

Bahkan Nurhayati memberi pengakuan mengejutkan di hadapan Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno.

Ibu dua anak ini mengaku sudah baru kali ini terlibat aksi pembegalan, itu karena terpaksa.

"Ari yang memaksa saya untuk melakukan ini," kata Nurhayati.

Selain itu, di mengaku karena pernah menjalin hubungan asmara dengan korban yakni Dimas (22). Ia mengaku karena sakit hati kepada korban.

"Kamu sakit hati dengan korban,? tanya Kapolres Lumajang. Iapun mengaku "iya mantanku" dengan jawaban singkat.

Nurhayati mengaku, akan dijanjikan dapat bagian sebesar Rp 700 ribu dalam aksi pembegalan.

"Saya tidak mendapatkan bagian apapun," kata Nurhayati mengaku janda.

Menurunya, dua pelaku yang sudah diringkus polisi sudah mendapatkan bagian sekitar Rp 500 ribu dari pelaku bernama Ari.

Kini polisi masih memburu Ari selaku otak pembegalan sadis.

"Kami akan terus kejar salah satu pelaku yang tak lain adalah otak pembegalan," terang Kapolres.



 


Posting Komentar

0 Komentar