Iklan

Kapolres Lumajang Akan Launching Aplikasi Berbasis Android "Lumajang Presisi"


Lumajang, (DOC)
-Polres Lumajang Polda Jatim, Bertempat di halaman Apel Polres Lumajang, Kepala Kepolisian Resor Lumajang Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si Pimpin langsung kegiatan Apel Pagi, Senin (5/4/2021).

Apel pagi dalam organisasi Kepolisian merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri, selain untuk mendengarkan arahan pimpinan.

Kegiatan Apel Pagi dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si dan diikuti oleh Wakapolres Lumajang bersama para kabag, Kasat, anggota dan PNS Polres Lumajang.

Paur Humas Polres Lumajang IPDa Andreas Shinta menyampaikan dalam sambutanya, Kapolres Lumajang Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si  mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota, atas pelaksanaan pengamanan rangkaian perayaan Paskah mulai Kamis kemarin sampai dengan Minggu, semua berjalan aman kondusif.

"Terima kasih atas pelaksanaan tugas pengamanan gereja mulai kamis-minggu. Alhamdulillah aman terkendali tidak terjadi hal-hal yang mencurigakan," ujarnya.

Selain itu, Kapolres  turut meluruskan opini yang berkembang di masyarakat, pasca keputusan pencabutan wewenang Polsek jajaran untuk melakukan penyidikan kasus, beberapa waktu lalu.

"Masyarakat menilai, semisal ada suatu hal atau perkara yang hendak dilaporkan, itu tidak diterima lagi di Polsek terdekat, melainkan harus langsung datang ke Polres," tuturnya.

Menyikapi akan penerimaan informasi di masyarakat yang simpang siur, pucuk pimpinan tertinggi di Kepolisian Resor Lumajang itupun turut meluruskan.

"Terkait dengan keberadaan Polsek yang di ambil kewenangannya untuk melakukan penyidikan, perlu saya luruskan agar tidak terjadi simpang siur atau menjadi polemik, karena masyarakat sudah tahu dan bertanya kok banyak sekali polsek yang tidak boleh menangani kasus pidana. Takut untuk lapor ke polsek nanti di tolak, disuruh ke Polres semua. Saat ini, seluruh Polsek masih bisa menerima laporan polisi," jelas Ipda Andreas Shinta.

Lanjut dia, seperti halnya mendatangi TKP / olah TKP awal juga melakukan gelar perkara untuk mencari simpulan atas suatu perkara apakah bisa dilanjutkan ke tingkat penydikan.

"Termasuk menghimpun keterangan atau memeriksa saksi, dan melakukan pemberkasan non BAP sesuai dengan perintah," imbuhnya.

Shinta menjelaskan, Hal ini juga merupakan program prioritas di bidang transformasi, program penataan kelembagaan, kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri.

"Dengan rencana aksi mengubah kewenangan Polsek hanya untuk pemeliharaan Kamtibmas pada daerah tertentu tidak melakukan penyidikan," ujarnya.

Ipda Shinta juga menyampaikan terobosan Kapolres Lumajang, dalam memaksimalkan pelayanan pada masyarakat sesuai dengan arahan pimpinan atas.

Pihaknya tengah menyiapkan aplikasi terpadu bernama 'Lumajang Presisi' yang nanti bisa diakses masyarakat dari ponsel, kapan saja, pelayanan Lantas, Reskrim, Sabhara, Intel, Info Covid 19, Info Semeru, Info DPO dan masih banyak lagi.

"Dalam waktu dekat, nanti akan dilaunching. Aplikasi Lumajang Presisi nanti masyarakat bisa dengan mudah memperoleh pelayanan Polri ( Polres Lumajang ) secara online. Ini digagas dalam rangka membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar