-->

Iklan

https://picasion.com/

Petrokimia Gresik Tinjau Lokasi Dampak Bencana di Lumajang, Berikan 1000 Paket Sembako

, Kamis, April 15, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)
-Dwi Satriyo Annurogo direktur utama Petrokima Gresik sekaligus koordinator Tanggap Bencana BUMN Jawa Timur meninjau lokasi daerah terparah akibat gempa bumi di Desa Kaliuiling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Senin (12/4/2021) kemarin.

Dwi Utomo Annurogo meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bersama bersama dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan, bahwa hasil blusukan ini menjadi dasar Petrokimia Gresik bersama anggota Satgas dalam menyusun action plan. Ini sejalan dengan ajakan sinergi Gubernur Jatim terhadap Satgas Tanggap Bencana BUMN Jatim untuk percepatan pemulihan dampak gempa bumi tersebut.

"Dusun Iburaja di Desa Kaliuling menjadi daerah terparah akibat gempa. Kami melihat langsung kondisi para korban sekaligus kerusakan yang terjadi di sana," ujarnya.

Untuk menuju ke lokasi, Dwi Satriyo bersama Gubernur harus mengendarai sepeda motor sejauh 4 (empat) kilometer, karena aksesnya sulit ditempuh menggunakan mobil.

"Saya bersama Gubernur melihat langsung Satriyo melihat langsung beberapa rumah penduduk serta fasilitas umum yang rusak karena gempa, dimana berdasarkan data sementara yang diterima, khusus di Kabupaten Lumajang ada 1.270 rumah yang rusak baik kategori ringan, sedang maupun parah. Selain itu, saya juga menyapa para korban untuk mengatahui pasti keadaanya," ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa, berdasarkan hasil blusukan, Petrokimia Gresik bersama Satgas telah menyusun 6 (enam) action plan untuk membantu pemerintah dalam pemulihan pasca gempa.

Antara lain mengirimkan tim medis membuat posko dan relawan, mengirimkan bantuan (sembako, obat-obatan, dan kebutuhan darurat),  membantu perbaikan fasilitas umum yang mengalami kerusakan materiil.

"Nanti koordinasi dengan tim CSR seluruh BUMN Jatim untuk konsolidasi bantuan dan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat," jelasnya.

Menurut Dwi, Meninjau lokasi lapangan atau blusukan menjadi sangat penting agar action plan yang di susun tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.

"Kita pun langsung gerak cepat menjalankannya karena para korban tidak bisa menunggu terlalu lama," tandasnya.

Sementara itu, di lokasi yang sama Dwi Satriyo juga menyerahkan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) “Petrokimia Gresik Peduli & Berbagi” kepada warga terdampak berupa 1.000 paket sembako berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, dan mie instan 3 bungkus.

Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan untuk korban gempa di Kabupaten Malang. (Imam)






Komentar

Tampilkan

Terkini