Iklan

Kembalikan Mental Anak Pasca Gempa, Polres Lumajang Beri Trauma Healing


Lumajang,(DOC)-
Tidak hanya memberikan bantuan berupa sembako, dan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan terhadap korban gempa, Polres Lumajang juga memberikan trauma healing kepada korban bencana gempa.

Dimana Gempa Bumi bermagnitudo 6,1 SR yang terjadi pada hari Sabtu (10/4/2021) lalu tentunya meninggalkan duka dan trauma yang mendalam bagi masyarakat Lumajang yang terdampak salah satunya di wilayah Kecamatan Tempursari.

Kali ini Polres Lumajang bersama BNNK Lumajang dan sejumlah relawan menggelar Trauma Healing untuk memulihkan trauma pasca gempa khususnya anak-anak di lapangan Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Senin (19/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si, Kasat Lantas, Kapolsek dan Camat Tempursari, Kades Kaliuling, Sub Koordinator P2M BNN Kab. Lumajang, Duta Lantas Dan Duta Anti Narkoba, dan Srikandi Polwan Satlantas Polres Lumajang juga sejumlah relawan.

Secara psikis anak-anak mengalami sedikut trauma, sehingga Srikadi Polwan satlantas polres Lumajang langsung mengenalkan pembelajaran edukasi prokes 5M, rambu rambu lalu lintas, bernyanyi, menonton film anak dan bermain bersama juga ada pemberian hadiah hadiah untuk anak-anak.



Terlihat raut muka anak-anak terlihat riang gembira bermain bersama seakan lupa dengan kejadian yang menimpa.
keg
Bahkan, tawa dan canda anak – anak mewarnai suasana di lapangan lokasi terdampak gempa, nampak keceriaan terlihat pada wajah mereka seakan tidak terjadi bencana.

"Terimakasih pak polisi bu polisi sudah menghibur kami disini," ujar beberapa anak dengan sponta.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seni mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Polres Lumajang pasca gempa terhadap anak – anak untuk mengembalikan mental dan kejiwaan anak agar tidak trauma lagi, sehingga mereka dapat melakukan aktivitas sehari – hari seperti sediakala.

"Kegiatan Trauma Healing dilaksanakan dengan tujuan utama yaitu pemulihan trauma pasca kejadian bencana terutama kepada anak-anak korban terdampak," ungkapnya.

AKBP Eka Yekti berharap, warga khususnya anak-anak segera melupakan kejadian bencana, karena bencana ini memang merupakan pengalaman pertama bagi mereka, tentu saja akan menimbulkan kesan.

"Harapan kami, semua merespon dan tidak mengarah sampai ke arah trauma. Jadi hanya kenangan yang menyedihkan saja, tidak sampai ke tahap trauma. Rumah yang ditempati bertahun - tahun, tiba - tiba hancur, tentu itu jadi pengalaman yang kurang baik," ujar Kapolres.

Sementara itu,  Peni Tumita Kepala Desa Kaliuling mengucapkan terima kasih dengan kegiatan yang dilakukan Polres Lumajang.

Ia berharap ke depan, akan terus berjalan hingga kondisi benar - benar pulih seperti sedia kala.

"Saya mewakili masyarakat Desa Kaliuling mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Kapolres bersama timnya, yang telah memberikan trauma healing untuk warga saya khususnya anak-anak," terangnya.

Kades menyampaikan, Semoga ini bisa bermanfaat bagi anak-anak untuk menghilangkan ketakutan nya, terhadap gerakan - gerakan ataupun bunyi - bunyian yang mengakibatkan pergerakan.

"Ke depannya, saya berharap ada lagi, dan bisa dilaksanakan di dusun - dusun yang lainnya," pungkas Peni Tumita. (mam)

Posting Komentar

0 Komentar