-->

Iklan

https://picasion.com/

Gempa 6,7, Puluhan Rumah Warga di Lumajang Rusak, 5 orang Meninggal

, Sabtu, April 10, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)-
Gempa bumi Magnitudo 6,7 SR yang mengguncang Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Gempa juga terasa kuat di kabupaten Lumajang mengakibatkan 5 korban meninggal dunia, dan puluhan rumah rusak.

Data sementara berhasil dihimpun ada lima korban jiwa akibat gempa bumi tersebut. Korban yang meninggal diantaranya, Ahmad Fadoli warga Desa Tempurerejo, Kecamatan Tempursari, dan Sri Yani (46) warga Desa Tempurerejo, Kecamatan Tempursari.

"Untuk korban atas nama Ahmad Fadholi dan Sri yani menjadi korban longsoran material batu di Piket Nol KM 56 Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro," ujar kepala Bdang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo.

Sedangkan korban yang meninggal dunia yakni Juwanto, H, Nasar, H, Amin ketiganya warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari.

"Ketiga korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan," kata wawan.

Selain korban jiwa, sementara ada rumah warga rusak di 7 Kecamatan di Lumajang. Diantarnya, Kecamatan Tempursari di Desa Kaliuling, Desa Tempusrsari, Kecamatan Pronojiwo Desa Tamanayu, Desa Sidomulyo, Desa Supiturang, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Gucialit, Desa Tujung, Desa Kertowono.

Selain itu, di Kecamatan Pasrujambe di Desa Pasrujambe, Kecamatan Senduro di Desa Argosari, dan Kecamatan Tekung di Desa Tukum.

"Saat ini anggota BPBD Lumajang masih melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak ringan dan berat dan korban luka, karena saat ini BPBD melakukan asisment ke lokasi," terang wawan Hadi.

Lanjut wawan, untuk langkah selanjutnya, BPBD Lumajang akan melakukan pendataan asisment, dan menyiapkan logistik serta menyiapkan tenda untuk pengungsian di Desa Kaliuling, Tempursari.

"Kami juga membuka posko darurat gempa di kantor BPBD Lumajang. Masyarakat yang ingin memberikan bantuan silakan datang ke kantor BPBD," pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini