Iklan

2 Kecalakaan Tragis Dalam semalam, 2 Korban Tewas


Lumajang, (DOC)
-Dalam semalam, terjadi Dua kecelakaan di kabupaten Lumajang, Selasa (27/4/2021). Akibatnya 2 pengendara motor tewas.

Kanit Laka Lantas Polres Lumajang Ipda Loni Roi dalam kecelakaan terjadi pada hari Selasa malam ada dua lokasi.

"Kecalakaan pertama terjadi di Labruk Kidul, dan yang kedua Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko," ujarnya.

Loni menjelaskan, Kecelakaan pertama terjadi Jalan Raya Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Sekitar pukul 23.00 WIB.

Kejadian berawal sepeda  motor Beat dari arah selatan ke utara keluar dari gang langsung menyebrang jalan utama menuju timur, namun dari arah barat ke timur ada sepeda motor Yamaha Alfa Nopol N 5417 YAE menabrak sepeda motor Honda Beat Nopol N-6042-ZR.

"Akibatnya pengendara motor Honda Beat M. Sholeh (48) warga Desa Labruk Kidul tewas, korban luka Rhafael Razia Septiandika (15), " ujar Ipda Loni.

Sedangkan kecelakaan kembali sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan raya Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko. Seorang pengendara motor tewas dilokasi kejadian.

"Korban tewas yakni Siyanto (35) warga Desa Dadapan Gucialit pengendara motor Honda Revo," ujar kanit Laka lantas.

Ia menjelaskan, kecelakaan tersebut berawal Semula sepeda motor Honda Revo Nopol N-5581-ZV berjalan dari arah timur ke barat kemudian belok kanan ke utara karena akan masuk pabrik yang berada di utara jalan.

Namun bersamaan dari arah barat ke timur ada sepeda motor Honda Mega Pro Nopol  L-6939-MT sehingga terjadi tabrakan antara dua sepeda motor.

"Untuk pengendara motor Honda Mega Pro mengalami luka-luka yakni Anjas Dwi Ramadhan (21) warga Desa Pasrujember, dan Riski Adi Putra (20) warga Desa Karanganom, kecamatan Pasrujambe," imbuh Ipda Loni.

Sementara itu Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengimbau agar pengendara tetap selalu berhati-hati dan disiplin dalam berlalu lintas, hal itu dilakukan untuk menghindari resiko terjadinya laka lantas.

“Kita harapkan agar mematuhi rambu lalu lintas, dengan begitu otomatis menghindari terjadinya laka lantas. Kalau sudah tahu daerah rawan, diharapkan kurangi laju kecepatan kendaraan, ”kata mantan Kanit Dikyasa. (Mam)

 

Posting Komentar

0 Komentar