Iklan

Polres Lumajang Amankan Ribuan Botol Miras


Lumajang, (DOC)
- Unit Resmob Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengamankan 1933 botol miras berbagai merk di tiga lokasi berbeda di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Rabu (24/3/2021).

Selain itu, polisi juga mengamankan Tiga orang pelaku diantaranya MS (54) perempuan, RAM (24) dan HP (44).  Mereka adalah para penjual minuman beralkohol tanpa ijin.

"Kasus peredaran miras ini berawal dari laporan masyarakat dan direspon petugas dengan mendatangi lokasi," ujar Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andreas Shinta.

Petugas awalnya mengamankan miras di Toko dan warung milik MS (54) perempuan warga Dusun Sumberejo, Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Dari hasil penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan 647 botol miras berbagai merk.

Barang bukti yang disita  Anggur kolesom sebanyak 180 botol, Anggur kolesom kecil sebanyak 24 botol, anggur merah sebanyak 264 botol, Singaraja sebanyak 31 botol dan Prost sebanyak 15 botol.

"Kami juga mengamankan 3 Ice land sebanyak 109 botol miras, dan anggur merah sebanyak 24 botol miras," ujar Ipda Andreas Shinta.

Setelah berhasil mengamankan MS dan barang bukti, petugas juga berhasil mengamankan RAM warga Dusun Sumberejo, Desa Senduro, kecamatan Senduro.

"Barang bukti berhasi disita ada 780 botol berbagai merk anggur merah sebanyak 420 botol, anggur kolesom sebanyak 276 botol, dan Prost sebanyak 84 botol miras," imbuhnya.

Selain mengamankan MD dan RAM, lanjut Ipda Andres Shinta, petugas juga mengamankan HP (44) warga Dusun Sumberejo, Desa Senduro, kecamatan Senduro.

Barang bukti berhasil disita dari tersangka ada 506 botol miras berbagai merk, diantaranya anggur kolesom sebanyak 180 botol, anggur merah sebanyak 250 botol, Soju sebanyak 12 botol, dan Porst sebanyak 60 botol.

"Kami juga mengamankan Singaraja sebanyak 12 botol miras, Ice land sebanyak 2 botol dan katobek ada 2 botol miras," tutupnya.

Tiga orang bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Lumajang.

"Atas perbuatannya tiga orang pelaku dijerat dengan Pasal Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku," pungkas Ipda Andreas Shinta.
















Posting Komentar

0 Komentar