-->

Iklan

https://picasion.com/

Jembatan Terputus Diterjang Banjir, Warga Bangun Jembatan Darurat

, Jumat, Maret 12, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang,  (DOC)
- Akibat jembatan yang menghubungkan dua kecamatan Tempeh dan Pasirian terputus,  warga secara mandiri membangun jembatan Darurat.

Dimana jembatan yang menghubungkan antar Kecamatan terputus akibat banjir lahar dingin semeru beberapa waktu lalu.

Untuk mempermudah akses dalam melakukan aktivitas, warga Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Lumajang membangun jembatan darurat yang terbuat dari bambu.

Seperti terlihat jembatan darurat diatas sungai Mujur memiliki panjang 2 meter sudah mulai dilintasi warga.

Jembatan darurat yang terbuat dari bambu itu dibangun warga secara mandiri. Warga yang melintas secara sukarela memberikan uang seikhlasnya sebagai bentuk rasa terima kasih.

Lasmono warga Desa Gesang, Kecamatan Gesang mengatakan membangun jembatan darurat lantaran membutuhkan jalan akses untuk mempermudah perekonomian,  dan melancarkan aktivitas.

"Kami bersama warga membangun jembatan darurat setelah jembatan terputus," ujarnya.

Namun pembangunan jembatan sempat tidak diperbolehkan oleh Pemerintah Desa dan Pemerintah daerah setempat karena cukup membahayakan.

"Karena tidak ada pilihan lain karena jembatan darurat sangat dibutuhkan oleh warga," terang Lasmono.

Ia berharap kepada pemerintah setempat untuk segera membangun Jembatan  kembali,  karena jalan ini jalan satu-satunya menuju Desa Sememu Kecamatan Pasirian dan Gesang Kecamatan Tempeh.

Terbangunnya jembatan darurat direspon positif oleh warga. Mereka mengaku akses mereka kini lebih mudah dan cepat daripada harus berputar sejauh  4 kilometer.

"Saya setuju dengan pembangunan jembatan darurat karena akses cepat,  kalau melawati jalan lainnya jauh sekitat 4 kilometer," ujar Agus.

Sebelumnya,  Sebelumnya, jembatan sepanjang 20 meter tersebut terputus akibat diterjang banjir lahar Gunung Semeru.

Praktis jembatan penghubung Desa Gesang Kecamatan Tempeh dan Pasirian Desa Sememu itu tidak bisa digunakan. (Imam)

Komentar

Tampilkan

Terkini