-->

Iklan

https://picasion.com/

Guru Adalah Rambu Kehidupan, Ini Penjelasannya

, Sabtu, Maret 06, 2021 WIB
https://picasion.com/


Kejelasan langkah bagi orang yang silaturrohmi menuju jalan keluhuran kepada Tuhan dengan selalu tawadhu, itu bisa menjadikan sandaran untuk mencapai kejelasan tujuannya. Maksudnya setiap orang hendaknya dalam setiap langkahnya harus bisa menjadi wasilah (perantara) untuk kemanfaatan orang lain agar bisa selalu bersamaNya. 

Adapun bagi orang yang mengerti tentang rambu rambu pedoman dari gurunya, ia akan selalu yaqin dalam setiap langkahnya karena mengerti akan batasannya. Dan akan selalu bertambah nilai kebagusannya pada setiap perkara yang dijalaninya. Karena dalam setiap langkahnya  ia selalu mendasarinya dengan ilmu dan juga mendapat bimbingan dari seorang guru. 

Tetapi barangsiapa yang dalam langkahnya menuruti nafsunya sendiri dengan tanpa bersusah payah. Maka ia pasti akan mudah tergelincir dan selalu suudhon tanpa introspeksi pada setiap kejadian yang menimpanya. Sehingga ia tidak akan menemukan hikmah (pelajaran) dari apa yang sudah terjadi.

Maka Kyai Mushonif selalu memberikan beberapa jalan machabbah pada kita dalam menjalani hidup ini. Agar semua masalah yang menimpa dalam perjalanan itu tidak menjadi beban, sebelum kedatangan problema yang baru lagi.

Karena machabbah ( cinta ) merupakan penyangga yang kuat dari berbagai terpaan problematika hidup ini dan merupakan wujud nyata kecintaan hamba kepada Tuhan. 

Dari itu,  kalau guru itu ibarat seperti rambu lalu lintas, maka kita harus selalu mematuhinya. Bila beliau memberikan perintah ibarat lampu hijau, haruslah segera kita laksanakan. Bila itu larangan, maka seperti lampu merah jangan pernah melanggarnya. Namun bila itu merupakan peringatan, maka sama dengan lampu kuning yang menuntut kita berhati hati dalam melangkah. 

Sehingga dengan selalu taslim (patuh) kepada guru kita, maka ilmu yang kita peroleh pasti bermanfaat dan mereka dapat membimbing dalam amaliah kita sehari hari. Serta juga akan menuntun kita pada jalan keselamatan dunia dan akhirat. Amin. 

Sumber : Kitab Balaghoh PonPes Khomsani Nur. (Atz)

Komentar

Tampilkan

Terkini