-->

Iklan

https://picasion.com/

Hikmah Musibah, Ini Penjelasannya

, Jumat, Februari 26, 2021 WIB
https://picasion.com/


Kejelasan menerima musibah dengan tanpa mengambil hikmah itu akan membuat seseorang jauh dari Tuhan. Karena ia hanya berlandaskan hawa nafsunya yang membuatnya jauh dari rahmat dan lupa akan kenikmatan yang sudah ada. 

Sehingga mereka tidak akan menemukan hikmah dalam rintangan yang mendera dan dalam langkahnya cenderung untuk berbuat kejelekan. 

Dan ketika muncul kesombongan manakala ia melakukan kebaikan,  akan membuatnya lalai dan bertambah jauh dari Tuhannya. Serta ketika ia  mulai membanggakan amalannya sendiri dan hanya mengagungkan akalnya saja dalam memberi petunjuk ke orang lain.

Maka haruslah ia segera bersungguh sungguh menghilangkan sikap tersebut, dengan selalu mengikuti petunjuk guru yang mengerti agar dapat kembali pada jalan Allah. 

Penjelasan QS Ar Rum ayat 41.

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِبِمَا

كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

Terjemahan :

Telah tampak kerusakan di darat dan laut karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Oleh sebab itu jangan pernah menunda untuk menjalankan perkara kewajiban dengan baik agar nilai hikmah tetap terjaga. 

Dan tidak ada kesalahan dan keterpaksaan dalam menjalankan kewajiban, kecuali bagi orang yang egois atau asyik dengan ibadahnya sendiri tanpa berbuat kemanfaatan untuk orang lain.  

Pada akhir bait, Kyai Mushonnif mengingatkan kepada semuanya untuk menjaga machabbah (cinta) kepada Allah dengan mewujudkannya melalui berbuat kemanfaatan untuk sesama. Agar kelak mereka tidak kecewa dengan ibadah yang hanya untuk pribadinya sendiri. Karena pada akhirnya orang yang terbaik adalah yang paling banyak manfaatnya dan yang banyak bersyukurnya. 

Semoga kita semua termasuk golongan hamba yang machabbah (senantiasa ingat kepada Allah), serta juga  menjadi hamba yang terbaik dengan banyak bersyukur.. Amin(Ayoeb). 

Sumber : Kitab Balaghoh PonPes Khomsani Nur.

Komentar

Tampilkan

Terkini