-->

Iklan

https://picasion.com/

Ditetapkan Tersangka, Pelaku Pencabulan Bocah 6 Tahun Mengaku Tidak sengaja

, Jumat, Februari 05, 2021 WIB
https://picasion.com/


Lumajang,(DOC)
-Polisi akhirnya menetapkan tersangka seorang laki-laki Satuno alias Mbah N0 (40) warga Desa Kedungjajang, Kecamatan Kedungjajang, kabupaten Lumajang , sebagai tersangka kasus pencabulan.

Tersangka Mbah No diduga telah melakukan pencabulan kepada bocah berumur 6 tahun.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Masykur mengatakan, setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada Satuno akhirnya polisi menetapkan sebagai tersangka.

Dimana berdasarkan hasil visum yang sudah keluar, bahwa tersangka yang melakukan perbuatanya pencabulan terhadap anak dibawah umur.

"Dari hasil visum ada bekas luka di kemaluan korban," ujarnya.

Namun saat diinterogasi pelaku mengaku tidak sengaja.

"Saya tidak sengaja, itu terkenak kukuh," kata tersangka Satuno saat dinterogasi.

Masykur menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka ini setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban.

Saat itu korban menceritakan kepada orang tuanya bahwa kemalauanya merasakan sakit.

"Saat ditanya oleh orang tuanya, korban mengaku sempat kemaluannya dimasukin jari tukang pijat, kemudian melaporkan ke kami," jelas Kasat Reskrim.

Tersangka Mbah No saat ditanya sejumlah awak media mengaku tidak melakukan apapun terhadap anak tersebut saat memijat.

"Saya tidak melakukan apapun itu hanya tersenggol sedikit kenak kukuh tergores. Masa saya melakukan kaya gitu," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman penjara selama 12 tahun.

Menurt Masykur, korban tidak sepenuhnya berprofesi sebagai tukang pijat / urut, melainkan berjualan di pasar.

"Akan tetapi karena memiliki kemampuan memijat, ketika ada yang memerlukan jasanya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kejadian , kejadian terjadi pada Senin (1/2/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Awalnya, pelaku NO ini datang kerumah korban untuk memijat. Saat berada di rumah korban, pelaku meminta untuk memijat kakak laki-laki korban yang sudah dewasa.

“karena merasa sudah nyaman, orang tua korban meminta pelaku untuk memijat sebut saja bunga (6) di ruang tamu,” katanya, Rabu (3/2/2021).

Namun saat kejadian itu orang tua korban berpamitan hendak ke Pasar. Tidak lama kemudian pelaku memasukan jari tengah korban ke kemaluan korban.

“Saat memijat itulah jari tengah pelaku diselipkan ke kemaluan korban. Namun saat itu kakak korban sedang berada di belakang rumah,” jelas Ipda Irdani Isma.

Komentar

Tampilkan

Terkini