Iklan

BPBD Lumajang Sebut ada 6 Desa di 4 Kecamatan Terdampak Banjir


Lumajang,(DOC)-Sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang terendam banjir sejak sabtu (28/2/2021) malam.

Banjir tersebut dipicu adanya intensitas curah hujan yang tinggi sehingga meluapnya air sungai kaliasem, di Lumajang, dan Sungai Bondoyudo, Kecamatan Sukodono.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyebutkan ada 6 Desa di empat Kecamatan.

Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi BPBD Lumajang Joko Sambang mengatakan, enam desa di empat kecamatan di Lumajang terendam banjir diantarnya, Desa Kuterenon, Desa Selok Besuki dan Desa Bondoyudo Kecamatan Sukodono. Sedangkan Desa Pandansari, Kecamatan kedungjajang.

"Selain itu Desa Blukon, Kecamatan Lumajang, dan Desa Tekung, Kecamatan Tekung," Ujarnya.

Joko menjelaskan, Desa yang paling parah terendam banjir yakni Dusun Biting, Desa Kuterenon, dan Desa Selok Besuki," terangnya.

Data berhasil dihimpun di BPBD Lumajang daerah terdampak banjir di Desa Kuterenon di Dusun Krajan 2106 KK atau 327 jiwa, Dusun Biting satu 242 KK atau 801 jiwa, dan Biting 2 172 KK atau 533 jiwa.

Sedangkan di Desa Selok Besuki, Kecamatan sukodono yang terdampak banjir Dusun Krajan Kulon 300 KK, dan Dusun Krajan wetan 300 KK.

Selain itu, di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono di Dusun Alas Malang berada di RW 05 RT 19 ada 28 KK, dan RT 20 42 KK, RT 22 43 KK, 115 Jiwa.

Sedangkan di Dusun Rejo Agung  RW 01 RT 08 ada 25 KK, RT 07 ada 25 KK, RT 02 ada 43 KK, RW 02 RT 10 ada 53 KK, 254 jiwa.

"Untuk di Dusun Krajan, Desa Blukon, Kecamatan Lumajang ada 15 KK atau 62 jiwa," kata Joko Sambang.

Untuk di Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang ada 20 kk atau 73 jiwa.

"Sementara di Desa Tekung, Kecamatan Tekung dusun Magersari ada 14 KK atau 48 jiwa," pungkasnya.

Selain bencana banjir ada di 6 Desa di 4 Kecamatan, terjadi longsor di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang.

Akibatnya ada 14 kepala keluarga (KK) yang terdampak akibat bencana longsor.(Imam)



Posting Komentar

0 Komentar