Pemuda Asal Pasuruan Setubuhi Gadis di Bawah Umur Selama 2 Kali


Lumajang,  (DOC) - Seorang pemuda asal Pasuruan menyetubuhi gadis di bawah umur persetubuhan dilakukan dua kali dalam sehari.

Pemuda itu bernama Candra Pribaya (25) Jalan Darmoyudo A 23D Kelurahan Purworejo,  Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan.

Sedangkan korban baru berusia 12 tahun, asal Kelurahan Pekuncen Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan.

Kasus persetubuhan dengan korban anak di bawah umur itu terjadi pada Minggu, 14 November 2020.

Peristiwa persetubuhan tersebut terjadi Jl. Panjaitan 75 Kelurahan Citrodiwangsan Kec/Kab. Lumajang.

Saat itu, tersangka bersama Ibu Korban datang kerumah neneknya di Jalan Panjaitan,  Kelurahan Citrodiwangsan,  Lumajang untuk menjenguk korban. 

Namun saat ibu korbam berada didapur pelaku menyetubuhi korban diruang tamu.

Tak cukup disitu saja,  tersangka melakukan perbuatanya lagi pada hari Minggu tanggal 15 November 2020 sekira pukul 00.30 Wib saat itu ibu korban sedang tidur.

"Tersangka mengulangi perbuatannya menyetubuhi korban diruang tamu, setelah melakukan  perbuatan tersebut tersangka menyuruh tidak bercerita kepada siapapun," ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Masykur. 

Kasus persetubuhan terbongkar setelah korban bercerita kepada ibunya. Kemudian tanggal 16 Desember 2020 orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lumajang

"Setelah melakukan pemeriksaan terhadap ibu korban, korban dan saksi selanjutnya melakukan gelar perkara dengan rekom gelar menetapkan terlapor sebagai tersangka," jelas Masykur. 

Kemudian pada Rabu 26 Januari 2021 polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka saat berada dirumahnya

"Dari hasil interogasi kepada penyidik,  tersangka mengakui perbuatanya telah menyetubuhi selama dua kali," jelasnya. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Lumajang. 

" Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 76D jo Pasal 81 ayat (1), (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkasnya.  (Imam)

Posting Komentar

0 Komentar