-->

Iklan

https://picasion.com/

Kunci Sukses Doa, ini Penjelasannya.

, Selasa, Januari 05, 2021 WIB
https://picasion.com/


Usaha yang bersungguh sungguh, dengan hati yang ikhlash itu adalah kunci dari kesuksesan sebuah doa (Syekh Achmad). Seringkali orang tidak menyadari, bahwasanya Allah hanya memerintahkan manusia untuk meminta kepadaNya, bukan mengatur. Sesuai dengan ayat Alquran :

 ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Berdoalah (mintalah) kepadaku, niscaya aku kabulkan untukmu”

(QS al-Mu’min: 60)

Manusia dalam meminta kepada Allah harus seimbang dengan usahanya dan tidak boleh memaksakan doanya untuk terkabul. 

Maksudnya adalah dalam berdoa haruslah dengan hati yang ikhlash, lalu mennyertainya dengan usaha dan tidak boleh ikut mengatur hasilnya, karena mutlak hasil adalah pemberian dari Allah SWT. 

Contohnya ialah ketika ada seseorang meminta nilai ujiannya bagus, tanpa mengimbangi dengan syariat belajar, maka itu sama saja dengan mengatur Allah. 

Hal inilah yang harus dihindari kita hindari, jangan sampai ada ketidakseimbangan antara doa dan usaha, semuanya harus seiring sejalan. Karena Allahlah tempat meminta dan yang berhak mengabulkan doa tersebut sesuai dengan kehendakNya. 

Juga yang harus kita ketahui adalah doa itu ada tiga macam. Ada Doa yang langsung terkabul, karena memang itu adalah yang terbaik untuk hambaNya. Ada kalanya juga Allah belum mengabulkan doa, tetapi menggantinya dengan perkara lain yang lebih baik. Serta juga adakalanya Allah menyimpan doa seseorang, untuk kemudian Allah memberikannya kelak pada akhirat nanti. 

Jadi pada intinya Allah pasti mengabulkan semua doa kita, tapi harus kita imbangi dengan ikhtiar dan terkadang manusianyalah yang tidak bersabar. Untuk itu kita harus selalu berprasangka baik kepada Allah terkait dengan permintaan kita. Karena bilamana doa tersebut belum terkabul, maka bisa jadi Allah akan mengganti dengan perkara yang lebih baik.

Juga doa yang baik ialah doa yang mendoakan untuk kepentingan orang banyak. Dengan begitu bila Allah mengabulkannya maka bisa bermanfaat untuk orang banyak dan pastinya kita juga merasakannya. Beda dengan doa pribadi, bila permintaan tersebut tidak terkabul, maka orang lain pun juga tidak bisa merasakannya. 

Sayyidina Ali pernah memberikan gambaran tentang doa. “Saya meminta sesuatu kepada Allah, jika Allah mengabulkannya untuk saya maka saya gembira sekali saja. Namun, jika Allah tidak memberikannya kepada saya, maka saya gembira sepuluh kali lipat. Sebab, yang pertama itu adalah pilihan saya, sedangkan yang kedua itu adalah pilihan Allah SWT", katanya. 

Jadi mulai sekarang, biasakanlah dalam meminta itu tidak ikut mengatur kepadaNya, karena semua adalah Allah yang mengaturnya. Kewajiban kita hanyalah berdoa dan melakukan usaha yang terbaik, serta selalu berharap kepadaNya. Semoga kita semua termasuk golongan orang orang yang bersyukur dan memiliki kehidupan yang bermanfaat untuk sesama. Amin.

Komentar

Tampilkan

Terkini