-->

Iklan

https://picasion.com/

Tangkal Paham Radikalisme, Polres Lumajang Gelar FGD

, Senin, Desember 28, 2020 WIB
https://picasion.com/


Lumajang, (DOC)
- Polres Lumajang menggelar Focus Group Discus (FGD) di Warung Apung Pondok Asri, Sukodono, Lumajang. 

Acara tersebut bertemakan bersama Potmas Satgas kemanan Desa (SKD) tangkal Radikalisme untuk menjaga Harkamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang. 

Kegiatan yang dilaksanakan Polres Lumajang tersebut dihadiri Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa diwakili Kasat Binmas AKP Totok Sudarsono, AKP Nur Andi Kasubag Bin Ops,   Kemenag dr A.M Mudhofa, dan Perwakilan Satgas Keamanan Desa (SKD).

Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa diwakili Kasat Binmas AKP Totok Sudarsono mengatakan,  Radikalisme itu mengiginkan suatu perubahan dengan memaksakan kehendak tanpa melihat rambu-rambu yang sudah ditetapkan.

"Acara bertujuan untuk penyamaan persepsi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh faham-faham radikalisme," jelas Kasat Binmas. 

Selain itu kata Kasatbinmas , FGD ini juga Untuk menjaga Kamtibmas ditengah wabah pandemi covid-19 yang sedang melanda Kabupaten Lumajang, 

Melalui FGD ini AKP Totok Sudarsiono berharap, seluruh elemen masyarakat terutama para tokoh masyarakat membantu Polri memberikan himbauan dan arahan tentang faham-faham agama yang sesuai syariat agar tidak saling berbenturan dalam pemahamannya serta penerapan aturan protokol kesehatan kepada masyarakat. 

"Kami berharap masyarakat harus bisa berhati-hati dan waspada jika ada ajakan-ajakan mengatasnamakan agama yang mengiginkan perubahan-perubahan," imbuhnya. 

Totok mengharapkan, kegiatan ini dapat mensinergikan semua pihak dalam rangka menangkal masuknya paham radikalisme di Kabupaten Lumajang serta bersama-sama menjaga kebinekaan Tunggal Ika sehingga Lumajang selalu dalam keadaan aman dan kondusi.

"FGD ini upaya kami untuk mensinergikan seluruh elemen baik dari pihak keamanan, instansi pemerintah dan unsur terkait serta seluruh eleman masyarakat dalam menangkal masuknya paham radikalisme serta menjaga kebhinnekaanTunggal Ika di Kabupaten Lumajang," pungkasnya. 

Dalam kegiatan FGD ini menerapkan proses sebelum masuk ruangan cara dilakukan pengecekan suhu di tangan dengan sabun serta menggunakan masker. (Mam) 


Komentar

Tampilkan

Terkini