-->

Iklan

https://picasion.com/

Cegah Konvoi Malam Tahun Baru, Polisi Akan Melakukan Penyekatan, Ini Himbauan Kasat Lantas

, Senin, Desember 28, 2020 WIB
https://picasion.com/

Kasat Lantas AKP I Putu Angga Feriyana

Lumajang,(DOC)-
Jajaran Polres Lumajang bakal melakukan penyekatan arus lalu lintas di jalan menuju seputaran Kota Lumajang menjelang malam pergantian tahun.

Penyekatan itu dilakukan mencegah terjadinya kerumunan massa di Lumajang yang saat ini tengah dalam kondisi COVID-19.

Beberapa titik yang dilakukan penyekatan di antaranya KTL 1 Sukodono, KTL 2 Rowobujel, Labruk Lor, dan Pertigaan JLT Desa Tukum, kecamatan Tekung.

"Kami berencana akan akan melaksanakan penyekatan bersama intansi terkait yakni TNI, Dishub dan Satpol PP," Kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (28/12/2020).

Selain itu, pihaknya bersama intansi terkait berencana akan melaksanakan penutupan menuju pintu masuk Alun-Alun Lumajang.

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk merayakan tahun baru di rumah saja mungkin bisa diisi dengan berdoa berzikir dan kegiatan lain yang aman agar dihindari untuk kegiatan-kegiatan yang dilarang karena sudah ada maklumat Kapolri bernomor Mak/4/XII/2020," terang I Putu Angga Feriyana.

Ia menjelaskan, isi Maklumat Kapolri itu bernomor Mak/4/XII/2020 dan tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Kegiatan yang dilarang yakni Perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, Pesta/perayaan malam pergantian tahun,
Arak-arakan, pawai, dan karnaval, serta Pesta penyalaan kembang api," jelas kasat Lantas.

Lebih lanjut, I Putu Angga Feriyana menegaskan, apabila masih menemukan adanya kerumunan ataupun masyarakat yang melaksanakan pawai, konvoi dan sebagainya pihaknya akan berikan himbauan terlebih dahulu yakni peringatan.

"Namun apabila tidak diindahkan masih memaksakan melaksanakan kegiatan yang menggunakan kerumunan kami akan bubarkan akan tindak pihak penyelenggara nanti akan kami berikan saksi," tegasnya.

Sementara untuk pengendara motor tetap menggelar panwai dan knalpot brong, akan melaksanakan razia  bahkan melakukan pengecekan kelengkapan kelengkapan.

"Kemudian nanti apabila diduga ada miras atau narkoba pihaknya akan melaksanakan tindakan tindakan kepolisian yang diperlukan sekarang memang masih ada perintah untuk tidak boleh melaksanakan penilangan," imbuhnya.

Namun apabila ditemukan kendaraan-kendaraan yang tidak sesuai standar maka akan amankan, pihaknya juga akan memanggil pihak orang tua ataupun pihak perangkat desa dari si pelanggar nanti akan memberikan sanksi sosial kepada yang bersangkutan.

"Sambil menunggu perintah lebih lanjut terkait dengan dilaksanakannya Kembali penilangan jadi temukan nanti akan kita amankan tahun orang tua dan guru atau kepala desa untuk Nanti ikut menyaksikan ganti knalpot brong atau kendaraan yang lainnya yang tidak sesuai spesifikasi untuk diganti sesuai spesifikasi," pungkasnya.



Komentar

Tampilkan

Terkini