Prosedur Donor Darah dan Manfaatnya, Begini Penjelasannya


Lumajang
(DOC) - Donor darah adalah kegiatan memberikan darah kepada seseorang secara sukarela. Adapun caranya yaitu Pendonor mendatangi kantor UTD PMI yang ada di Jalan Imam Sujai No. 03 Kabupaten Lumajang. 

Setelah memasuki ruangan pendonor wajib mengisi formulir untuk validasi dan seleksi melalui kuesioner. Setelah itu petugas akan mengecek suhu, tekanan darah dan haemoglobin. 

Setelah lolos pemeriksaan, baru pendonor akan diambil darahnya sebanyak 350 cc. Dan terakhir pendonor bisa memasuki ruang refreshment untuk monitoring dan mengambil konsumsi. 

Adapun Manfaat bagi pendonor adalah :

1. Dalam jangka panjang bisa mencegah kanker dan jantung. Dengan  donor darah, otomatis sirkulas darah Anda akan mejadi lebih baik. Jantung akan terlatih untuk terus memompa darah sehingga dapat meningkatkan zat besi dalam darah dan mengurangi resiko penyakit jantung.

2. Pemeriksaan kesehatan gratis.

Donor darah akan otomatis mendeteksi 4 penyakit, yaitu HIV, Hepatitis B dan C, serta Sipilis.

3. Donor darah mampu meregenerasi sel darah. 

Dengan mendonorkan darah secara teratur dapat membantu merangsang produksi sel-sel darah baru. Proses mendonorkan darah ini, akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien.

4. Mampu menurunkan berat badan.

Ketika darah yang Anda donorkan sebanyak 450 ml, maka Anda pun kehilangan sekitar 650 kalori yang bisa menurunkan berat badan. 

5. Pikiran lebih stabil

Faktanya dengan mendonorkan darah, dapat membuat Anda merasa lebih bahagia dan damai. Bahagia karena dapat menolong sesama dan damai dengan tubuh sendiri ternyata juga dapat meningkatkan kesehatan secara psikologis. 

Ironisnya kurang dari 10 persen orang yang memenuhi syarat benar-benar menyumbangkan darah setiap tahun. Untuk itu marilah kita menjadi pendonor darah karena selain banyak manfaatnya, juga bisa menyelamatkan 3 nyawa sekaligus. (Atz) 

Sumber : Yusmi Wahdaniyah Amd, Kep.

Posting Komentar

0 Komentar