Rahasia Doa Rosulullah SAW Yang Tersimpan, Simak Penjelasannya !


Kisah Rosulullah SAW yang menyimpan Doanya, merupakan hal yang belum banyak yang mengetahui. Oleh sebab itu pada tulisan kali ini penulis akan menjelaskan doa tersebut. 

Alkisah semua Nabi banyak yang Doanya terkabul ketika menjalankan tugas mendampingi ummatnya. Beberapa Nabi itu ialah Nabi Isa AS, mempunyai mukjizat yaitu ketika berdoa menghidupkan orang mati dan memohon hidangan makanan dari langit. Dan Itu semua Allah mengabulkannya. 

Juga Nabi Luth berdoa agar umatnya yang tidak taat, kena musibah hujan batu, sehingga mengakibatkan banyak darinya yang meninggal. 

Adapun Nabi Nuh berdoa agar umatnya yang tidak taat, tenggelam dalam banjir besar, sehingga hanya yang berada pada bahtera Nabi Nuh yang selamat. Dan masih banyak lagi cerita Nabi lain yang mustajab Doanya. 

Hal ini tidak demikian pada Rosulullah SAW,  hanya beliau yang menyimpan Doanya. Penjelasannya terjadi ketika beliau berperang melawan kaum kafir pada perang uhud. Ketika itu sampai tanggal giginya, serta berdarah pelipisnya. Dan para sahabat pun berteriak dan memohon agar beliau berdoa supaya turun hukuman untuk kaum kafir. Tapi Rosulullah menjawab tidak!  "Doaku, Aku simpan untuk umatku sebagai Syafaat (pertolongan) nanti pada hari kiamat tiba", kata Rosul. 

Sungguh luar biasa pengorbanan beliau untuk umatnya. Rosulullah SAW tidak pernah berjumpa kita pada zaman akhir ini, tapi beliau sangat mencintai semua umatnya. Dan beliau menyimpan doanya untuk menolong umatnya supaya bisa selamat pada hari akhir nanti. 

Ketika semua umat memohon pertolongan pada hari kiamat nanti. Mereka minta tolong pada Nabi Adam, beliau menjawab tidak bisa karena Allah sedang murka murkanya. "Dan saya pernah melanggar larangan Allah, katanya. 

Lalu mereka minta tolong kepada Nabi Ibrohim dan beliau menjawab sama, juga pernah berbuat dosa. Dan mereka pun minta tolong kepada Nabi Musa dan beliau menjawab hal serupa, yang mana pernah berbuat dosa yaitu membunuh orang Qibti. 

Pada saat semua Nabi tidak bisa menolong dan memberikan Syafaat, mereka semua berbondong bondong kepada Nabi Muhammad untuk meminta syafa'atnya. 

Ketika itu Allah memperlihatkan sifat Jamalnya (Maha Belas KasihNya /PengampunanNya) kepada Rosulullah SAW. 

Dan Rosulullah bersabda : Ya, aku yang akan meminta pertolongan untuk kalian semua. Lalu Beliau pun bersujud kepada Allah dengan memujiNya dengan cara yang lebih dari pujiannya semua Nabi. 

Hingga Allah pun menjawab, angkatlah kepalamu, wahai kekasihKu dan mintalah apa yang kamu inginkan.

Dari situ Rosulullah pun memohonkan syafaat pada semua umat. 

Oleh sebab itu sudah sepantasnyalah kita sebagai umatnya wajib mencintai Nabi Muhammad SAW dan selalu bersholawat kepadanya. 

Terlebih menjelang maulid ini, kita harus bisa meneladani akhlaq beliau dan selalu berusaha untuk mengamalkan sunnahnya. 

Itu semua tidak lain agar kita bisa berkumpul dengan Nabi Muhammad, dalam naungan keluarga Allah dan Rosulullah SAW. Amin. (Ayoeb)

Posting Komentar

0 Komentar