Untung Rugi Dalam Pergaulan, Begini Penjelasannya


Pergaulan sangatlah menentukan tingkah kehidupan dari seseorang.Bila orang tesebut suka berteman dengan orang orang yang baik, maka ia pun akan menjadi baik pula.Oleh sebab itu, kita harus bisa menjaga pergaulan, agar mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat. 

Dalam Kitab Bughyatul Mustarsyidin, karya Sayyid Abdurohman bin Muhammad menyebutkan keuntungan dan kerugian berteman dengan suatu golongan :

1. Barangsiapa yang berteman dengan golongan orang kaya, maka Allah akan menjadikannya cinta dunia.Hal ini bisa membahayakan, karena cenderung melupakan akhirat dan lupa akan kewajiban beribadah. 

2. Barangsiapa  berteman dengan golongan orang faqir, maka Allah akan menjadikannya bersyukur dan ridho atas pembagian Allah.Dengan selalu mensyukuri pemberian Allah, maka kita akan mendapatkan tambahan berupa nikmat yang lain. . 

3. Barangsiapa yang berteman dengan para penguasa, maka Allah menjadikannya keras hati dan sombong.Untuk itu sebisa mungkin harus menghindar, agar tidak membuat kita lupa diri. 

4. Barangsiapa yang berteman dengan para wanita, maka Allah akan menjadikannya bodoh dan hanya mengikuti kesenangan hawa nafsunya saja. 

5. Barangsiapa yang berteman dengan anak kecil, maka menjadikan nya tidak dewasa dan cenderung senang bermain.Ini termasuk golongan orang yang merugi, karena suka menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat.

6. Barangsiapa yang berteman dengan orang fasik atau orang yang rusak akhlaqnya, maka akan menjadikannya berani melakukan dosa dan menunda taubat..

7. Barangsiapa yang berteman dengan orang sholih, maka ia akan bertambah ketaatannya kepada Allah SWT dan terhindar dari melakukan dosa. 

8.Barangsiapa ikut duduk dalam majelisnya orang Alim/berteman dengannya, maka Allah akan menjadikannya orang yang bertambah ilmu dan amalnya.

Untuk itu, bila kita bisa menjaga pergaulan dengan orang alim dan sholih sampai akhir hayat.Maka kita akan selamat dan juga bisa berkumpul dengan mereka pada akhirat nanti. 

Penulis: Ayoeb Taufani Zaman.

Posting Komentar

0 Komentar