Perjuangan Lewat Politik, Jalan Terakhir Untuk Mewujudkan Bendungan Daha


Dompu
(DOC) - Sebenarnya tidak ada yang salah dengan politik. Karena politik adalah jalan untuk mewujudkan cita-cita mulia yakni, masyarakat yang makmur, sejahtera dan martabat. Namun demikian, politik menjadi 'kotor' karena perilaku sebagian politisi. Beberapa orang menjadikan politik untuk melampiaskan sahwat untuk memperkaya diri, ketenaran dan bahkan upaya balas dendam kepada orang-orang tertentu. 

Hal ini bisa dimaklumi, karena alam demokrasi yang mensyaratkan kebebasan yang membuka jalan pada semua orang untuk berkompetisi. Baik yang benar-benar paham tentang politik, maupun yang terkesan dipaksakan untuk paham politik. Bahkan tidak sedikit politisi karbitan, karena memanfaatkan relasi kuasa dan oligarki kekuasaan. 

Tentu, publik tidak perlu terjerambab dalam generalisasi bahwa semua politisi memiliki sikap yang sama. Di Bumi Nggahi Rawi Pahu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, tersebutlah dua sosok muda yakni Iskandar Pas Dompu dan Fadli, yang kini memiliki kewenangan di lembaga pemerintahan yang berbeda, tapi dengan semangat yang hampir sama.

Iskandar Pas Dompu adalah anggota DPRD Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Iskandar Pas Dompu adalah seorang pemuda yang kini menjadi anggota legislatif. Berangkat dari seorang pengusaha sukses, Iskandar Pas Dompu membuka peluang kembali menjadi anggota dewan setelah periode sebelumnya gagal terpilih. Namun, tahun 2019, untuk kali kedua Iskandar Pas Dompu maju untuk meyakinkan massa rakyat bahwa dirinya layak menjadi wakil rakyat. Benar saja, harapan itu terwujud setelah rakyat memberikannya kepercayaan untuk menempati kursi dewan lima tahun ke depan.

Setelah menjadi anggota legislatif, Iskandar Pas Dompu, tidak lupa dataran. Kurang lebih satu tahun menjabat, Iskandar Pas Dompu anggota legislatif rasa eksekutif. Dirinya melakukan terobosan untuk tidak meninggalkan massa pemilihnya. Bahkan kini, Iskandar Pas Dompu melakukan upaya untuk memperjuangkan di bangunnya bendungan Daha. 

Bendungan Daha, rencananya akan di bangun di desa Daha, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu. Namun karena memakan biaya yang tidak sedikit, maka sangat diharapkan uluran tangan dari pemerintah kabupaten, provinsi terlebih pemerintah pusat. Iskandar Pas Dompu terus berkomitmen membangun komunikasi dengan Bupati dan Gubernur agar terketuk hatinya untuk bersama masyarakat membangun bendungan. 

Sebab, jika Bendungan Daha sukses di bangun, maka akan dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat kecamatan yang meliputi delapan desa. Tidak hanya desa Daha, tapi juga desa Rasabou, Desa Sawe, Desa Cempi Jaya, desa Jala, Desa Adu, Marada, bahkan desa Hu'u yang berada di selatan Kabupaten Dompu yang dapat menikmatinya. 

Wujud komitmen itu, ditunjukan Iskandar Pas Dompu dengan menyambangi kota Mataram dan membangun komunikasi dengan pejabat provinsi. Bahkan, Sabtu, 5 September 2020 kemarin bersama H. Bambang M. Yasin Bupati Dompu dan puluhan masyarakat kecamatan Hu'u mendatangi dan melakukan kroscek terhadap lokasi rencananya pembangunan bendungan Daha. 

"Ini semua upaya yang saya melakukan sebagai anggota dewan yang dipilih rakyat. Maka perjuangan politik ini, kembali lagi ke rakyat" Ujar Iskandar Pas Dompu di sela-sela kesibukannya. 

Kemudian sosok yang kedua bernama Fadli, kepala Daha, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu. Kurang lebih satu tahun menjabat, Fadli sudah memastikan kerja pemerintahannya berjalan maksimal. Walau pun beberapa program  harus tersendat karena Covid-19, namun demikian upaya untuk menciptakan atmosfir dengan semangat pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. 

Kini, Fadli bersama Iskandar Pas Dompu memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan bagaimana bendungan Daha bisa segera dibangun. Tentu semangat ini diwujudkan dengan membangun komunikasi, koordinasi di tingkat pemerintahan. Karena Fadli sadar, bahwa bendungan yang rencananya mau dibangun bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, tetapi untuk semua kepentingan seluruh masyarakat kecamatan. Oleh karena itu, dia berharap agar semua pihak dapat memberikan kontribusi positif terhadap rencana pembangun bendungan Daha ini ke depan. 

Karena dengan semangat kebersamaan, maka tentu akan mempermudah apa yang dihajatkan bersama. Karena pada akhirnya juga, untuk kemaslahatan bagi semua orang. Bendungan Daha adalah harapan semua pihak, agar ratusan hektar lahan pertanian kembali dapat terairi dan bisa menciptakan kemandirian pangan bagi masyarakat Kecamatan Hu'u. 

Fadli, menyadari jalan ini tidak lah mudah, namun tentu tidak ada yang tidak mungkin. Bersinergi dengan semua elemen termasuk dengan Iskandar Pas Dompu di legislatif, maka mimpi untuk mewujudkan bendungan Daha ini bisa sedikit membuka asa untuk terus optimis agar terwujud menjadi kenyataan. 

Fadli, bersama puluhan masyarakat dan Iskandar Pas Dompu, Sabtu 5 September 2020 kemarin, mendampingi H. Bambang M. Yasin Bupati Dompu menyambangi lokasi yang rencananya akan dibangun bendungan Daha, yang merupakan dari upaya seriusnya.

Tentu menjadi harapan bersama, semoga bendungan Daha yang telah diupayakan oleh Iskandar Pas Dompu dan Fadli ini dapat disegerakan, tentu dengan dukungan dan doa masyarakat semuanya(Radent).

Posting Komentar

0 Komentar