Penipuan Berkedok Donasi Mengintai Yayasan, Berikut Himbauan Kemenag Lumajang


Lumajang (DOC)
- Menyikapi banyaknya oknum yang melakukan penipuan dengan modus memberikan bantuan, maka kita harus  waspada. Mirisnya penipuan ini kebanyakan terjadi pada yayasan, yang memang membutuhkan dana bantuan. Hal ini seperti yang sudah terjadi pada salah satu yayasan di Lumajang. Oknum tersebut  berpura pura memberi bantuan dengan menyertakn bukti transfer palsu, lalu menyuruh yayasan untuk membagi bantuan tersebut dengan pihak lain yang sangat membutuhkan.

Tentu saja dengan kerjasama dengan oknum lain yang  meyaqinkan yayasan bila itu adalah benar. Oknum penipu memanfaatkan kelemahan rekening yayasan yang tidak bisa m-banking atau notifikasi, sehingga pihak yayasan yakin ada dana masuk dan segera mentransfer dana untuk teman oknum tersebut. Barulah ketika mengecek pada bank, pihak yayasan mengetahui kalau sebenarnya tidak ada dana masuk dan telah terjadi penipuan. 

Untuk mencegah supaya hal ini tidak berulang, berikut adalah langkah antisipasinya :

1. Lakukan crosscheck kepada bank yang bersangkutan, apakah benar ada dana masuk rekening yayasan. 

2. Teliti bukti transfer, karena bukti transfer yang asli sangat berbeda dengan bukti yang sudah diedit. Biasanya ada no. ref dan no. urut serta kode ok pada bukti transfer yang asli. 

3. Jangan mempercayai bila ada donasi, tetapi ada syarat tertentu, misal ada biaya administrasi atau harus membagikan donasi pada pihak lain.

4. Lakukan crosscheck kepada nomor resmi pihak terkait, bila bantuan tersebut mengatasnamakan lembaga atau pemerntah. Karena bantuan biasanya ada pengumuman resmi dari lembaga atau dinas terkait.

Adapun Kemenag Lumajang, melalui Plt. Kasi PD Pontren, Dr. H. Mudhofar S.Ag., M.Si. menghimbau agar Pimpinan Yayasan lebih berhati hati. Berikut Pernyataan Lengkapnya :

Yth seluruh pengelola lembaga ponpes/Madin/TPQ.

Kasus serupa tidak menutup kemungkinan akan terjadi dilembaga yang lain. Karena saat ini banyak bantuan pemerintah  yg diberikan ke lembaga.

Oleh sebab itu, agar seluruhnya hati2 atas modus penipuan tersebut. Jika ada penawaran bantuan apapun supaya koordinasi terlebih dahulu dengan Kemenag.

Jenis bantuan apapun oleh pemerintah akan diberitahukan secara tertulis(Ayoeb).

Posting Komentar

0 Komentar