Mengenal Pribadi Rosulullah SAW, Simak Penjelasannya!


Imam Muhammad Al Busyiri dalam Kitab Burdah mengatakan bahwa, Rosulullah SAW adalah seorang manusia tetapi tidak seperti manusia bisa. Dalam arti Beliau adalah ibarat intan mutiara berbanding dengan bebatuan. Rosulullah juga adalah pemimpin dua makhluq golongan manusia dan jin, pemimpin bangsa arab maupun ajam(non arab).

Beliau melebihi para nabi lainnya dalam sisi penciptaan dan akhlaqnya dan tidak ada yang menyamai dalam sisi pengetahuan dan kemulyaanya. Semua Nabi dan Rosul mengambil berkah dari Rosul SAW, seraup dari lautan atau sepercik dari danau. Nabi Muhammad adalah sebaik baik manusia yang berjalan pada bumi ini.

Pribadi Rosul SAW Menurut Kitab Targhiibul Musytaqiin.

Sementara dalam Kitab Targhiibul Musytaaqiin karya Syekh Nawawi Al Bantani menyebutkan bahwa Sebagian Ulama mengatakan Rosulullah SAW tidak memperlihatkan ketampanannya secara keseluruhan. Karena bila nampak keseluruhan maka mata yang memandang tidak akan mampu.

Kepala beliau besar, pelipisnya nampak bercahaya dan wajahnya bercahaya seperti cahayanya bulan purnama, tinggi beliau sedang, dengan gigi yang paling putih. Sedangkan matanya lebar dan alisnya melengkung , dengan kelopak matanya terlihat nampak bercahaya seperti orang yang selalu memakai celak.

Bulu matanya lentik dan pada kedua alisnya bercahaya seperti perak murni. Cahaya keningnya juga sempurna seperti cahaya bulan purnama. Hidungnya sangat indah dan mancung.

Nabi Muhammad SAW mempunyai mulut yang lebar. Ketika memulai dan mengakhiri pembicaraan dari sela sela giginya kelihatan bercahaya seperti cahayanya kilat. Perawakan beliau ramping, dengan tulang belikatnya lebar dan dada yang lebat.

Pada sebelah tulang belikat ada tahi lalat kecil yang dikelilingi bulu bulu harum seperti misik. Sehingga ketika beliau berjalan, bau harumnya masih tercium walau beliau sudah pergi.

Rosul SAW mempunyai jenggot yang lebat dan cara berjalannya seperti orang yang turun dari bukit, serta telapak tangan dan kakinya tebal. Keringatnya ketika terjatuh seperti untaian mutiara.

Gambaran Pribadi Rosulullah SAW, dalam Kitab Maulid Diba’.

Selama hidupnya beliau tidak pernah menguap dan bersendawa, kulit beliau putih kemerahan seperti bunga mawar. Rambutnya ikal dan panjangnya sepundak.

Ketika Nabi Muhammad berbicara, pembicaraannya lebih manis daripada buah buahan dan seakan akan keluar bau harum seperti minyak misik. senyuman beliau membuat sejuk hati orang lain seperti hujan es.

Apabila duduk pada majelis, keharumannya masih terasa sampai beberapa hari walaupun sudah meninggalkan majelis tersebut. Bila berjalan melintasi sahabat seperti bulan diantara bintang bintang yang bercahaya. Tatkala malam hari orang orang yg bersamanya seperti merasakan terang benderang pada siang hari.

Itulah Gambaran sosok Rosulullah SAW, seorang pemimpin umat yang mempunyai kepribadian begitu mulia dan selalu mencintai umatnya sepanjang hidupnya.

Semoga sepercik gambaran bayang-bayang Baginda Nabi Muhammad tersebut sedikit banyak dapat memupuk rasa cinta kita kepada Beliau.

Sehingga kita termasuk bagian dari ummatnya yang layak mendapatkan syafa’atnya. Mulai dunia ini sampai nanti ketika kita bersimpuh kepada keharibaan-Nya Dzat sang Maha pencipta. Aamiin. (Ayoeb)

Posting Komentar

0 Komentar