Pengabdian seorang Murid kepada Gurunya

Kalau bicara ilmu wujudnya harus alim, kalau bicara dunia harus kaya dan kalau bicara machabbah (cinta) harus menjadi abdi.

Itu adalah maqolah yang pernah disampaikan guru kami, Syekh Achmad.

Seorang murid dalam belajar harus bisa menjadi abdi dari gurunya, maksudnya harus selalu mengikuti apa yang diperintahkan guru. 

Dan tidak boleh mempunyai keinginan pribadi, dalam arti harus mengesampingkan kesenangan pribadinya. 

Sehingga dalam kesehariannya tidak ada waktu yang terbuang, karena selalu diisi dengan belajar dan mengabdi. 

Murid yang mengabdi (mensyukuri nikmat) merupakan perwujudan  machabbahnya, sehingga tampak nilai kebaikan yg menjadi teladan serta wujud kebahagiaan yang nyata.

Disamping itu seorang murid juga harus menutupi kekurangan sisi amaliahnya, dengan kesungguhan berpasrah diri.Pasrah bukan berarti berpangku tangan, melainkan selalu berusaha dan pantang menyerah sampai tercapainya tujuan.

Serta juga harus selalu bersandar pada perasaan hati yang beradab (tawakkal) kepada Allah. 

Dengan mengabdi kepada guru, murid akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus.

Yaitu mendapatkan hasil yang sesuai dengan target dan juga mendapatkan ridho dari gurunya.

Adapun guru harus mampu memberikan bimbingan melalui ilmiah syariat dan meneladani akhlaq yg sesuai dengan ajaran Nabi.Tujuannya adalah agar terwujud seorang murid yang alim dan juga sholih serta mampu menjadi abdi yang taat. 

Ayoeb Taufani Zaman. 

Sumber Kitab Balaghoh Ponpes Khomsani Nur.

Posting Komentar

0 Komentar