Cetak Wirausahawan, Karang Taruna Desa Darungan Gelar Pelatihan UMKM

Jember (DOC) - Karang taruna Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember menggelar acara pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) .

Acara ini dibimbing oleh Tim Klinis Produktivitas Pemuda Desa di Desa Darungan Kecamatan Tanggul. Dimana tujuannya adalah menyadarkan pemuda untuk mandiri dengan cara berwirausaha.

Fathur Rosi ketua Tim Klinis Produktivitas mengatakan, motivasi kami untuk menggerakkan sebuah  sosial-preneur yaitu klinik produktivitas pemuda desa.

"Hal ini merupakan kekhawatiran kami terhadap tingkat pengangguran di Jember yang tinggi, sekitar 3,80% menurut data BPS tahun 2019”, ujarnya, Minggu (9/8)" Ujar Fathur Rosi.

Lebih lanjut Fathur Rosi menjelaskan terciptanya desa yang mandiri dan sejahtera menjadi impian Tim Klinis Produktivitas Pemuda Desanya. 

“Harapan kami agar pemuda desa, tidak bergantung pada lowongan pekerjaan, bahkan mampu menciptakan lowongan pekerjaan untuk masyarakat desanya dan kami akan terus mengawal dan memberikan edukasi kepada pemuda desa yang ada di kabupaten Jember ini" Ungkapnya

"Khususnya untuk terus memberdayakan potensi Sumber daya Alam yang ada di Desa, untuk dijadikan produk yang membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat,” Pungkas Rosi.

Dalam acara tersebut, peserta diberikan motivasi oleh pemateri yaitu Rendra Wirawan, SE,.MM.

Dalam pemaparannya Rendra Wirawan, SE,.MM. Menjelaskan bagaimana mengembangkan potensi sumber daya alam lingkungan, untuk dijadikan produk penghasil uang, agar pemuda tidak bergantung pada lowongan pekerjaan.

Selain itu, pemateri juga memberikan cara bagaimana cara mengembangkan produk yang kita miliki. "Bagaimana caranya membranding dengan baik, juga cara mempromosikan produk yang hendak kita jual dengan baik, pungkasnya. 

Di akhir acara, perwakilan dari Karang Taruna Desa Darungan mempresentasikan dan mengenalkan produk unggulannya yaitu Keripik Kelapa Muda dan mereka meminta (Owner Pusat Oleh-oleh Khas Jember “Suwar Suwir) untuk memberikan arahan bagaimana produk tersebut diterima sebagai UMKM (Muhlisin).

Posting Komentar

0 Komentar