Mukmin Sejati, ini Kriterianya

Tidak mudah menjadi seorang mukmin sejati, Dikarenakan ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi yaitu :

1.Keceriaan selalu nampak di wajahnya.
Seorang mukmin sejati selalu enjoy dalam menjalani hidup sehari hari dan mempunyai optimisme yang tinggi dalam menghadapi semua masalah serta selalu yaqin akan pertolongan Allah, sehingga tidak ada masalah yang tidak terselesaikan. 

2 Kesedihan terlukis di hatinya. 
Mukmin sejati harus mempunyai rasa empati terhadap penderitaan orang lain dengan selalu berbagi kenikmatan kepada orang lain yang membutuhkan, sehingga dalam hidupnya selalu bisa membawa kemanfaatan dan menjadi solusi permasalahan orang lain.

3.Sepi tanpa kesepian. 
Seorang Mukmin sejati dalam setiap langkahnya harus selalu diniatkan karena Allah, walaupun kadang dalam melangkah berjalan sendirian dan banyak ditentang orang lain, tetapi karena yaqin dengan tujuannya untuk kebaikan maka senantiasa melangkah dan meyaqini bahwa Allah selalu menyertai di setiap langkahnya. 

4.Gembira tanpa tawa. 
Mukmin sejati tidak boleh menikmati hidup, karena hidup sudah nikmat, maksudnya seorang mukmin sejati tidak boleh bersenang senang dan tidak boleh lengah dengan godaan duniawi,dikarenakan kenikmatan duniawi sifatnya hanya sementara saja.
Serta juga mukmin sejati haruslah senantiasa mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh Allah dengan cara menjalani peran yang sudah diberikan oleh Allah dengan sebaik baiknya. 

5. Derita tanpa air mata. Seorang yang bijak adalah orang yang bisa menerima kenyataan,sementara pecundang sejati adalah orang yang tidak bisa menerima kenyataan, sehingga 
Mukmin sejati adalah seorang yang tangguh dan tidak pernah mengeluh dengan permasalahan yang ada, karena setiap Masalah adalah Risalah dari Allah yang menjadi pelajaran untuk hambanya agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 

Semoga Kita termasuk digolongkan leh Allah menjadi golongan Mukmin Sejati, Amin. 

Ayoeb Taufani Zaman, 
Ponpes Khomsani Nur Lumajang. 
Disarikan dari beberapa Kitab Tasawuf.

Posting Komentar

0 Komentar