Kembangan UMKM, Mahasiswa KKN UM Desa Slorok Buat Buku Panduan Jual Beli Online

Malang
(DOC) - Dalam pelaksanaan KKN UM 2020 Edisi Covid-19 di Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Mahasiswa Universitas Negeri Malang membuat buku panduan penggunaan media jual beli online (marketplace) bagi pelaku UMKM di Desa Slorok. 

Buku panduan ini membahas langkah-langkah mudah membuka toko di lima marketplace besar di Indonesia yaitu Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibi, dan Shopee. 

Buku panduan yang berjudul “UMKM SLOROK: Panduan Penggunaan Media Jual Beli Online (Marketplace) bagi Pelaku UMKM” ini dibuat dalam 27 halaman dengan template yang menarik bagi pembaca. Langkah-langkah pada buku panduan pun menjadi mudah untuk dipahami karena disertai gambar pada setiap prosesnya. Buku panduan ini tersedia dalam bentuk file PDF dan buku cetak agar bisa dibaca sesuai kebutuhan.   

Buku panduan diserahkan oleh mahasiswa KKN UM pada Selasa (30/6/2020) kepada perwakilan pihak Desa Slorok dan empat pelaku UMKM setempat yang meliputi UMKM las, UMKM mebel, UMKM ikan hias, dan UMKM roti. 

“Pihak desa memandang pembuatan buku panduan ini sebagai hal kolaboratif dengan perangkat desa dalam mewujudkan peningkatan dari sektor ekonomi melalui pengembangan UMKM.” Ungkap Koordinator Mahasiswa KKN UM di Desa Slorok, M. Wildan Bahtiar, mengenai tanggapan pihak desa dengan respon positifnya.

“Terimakasih. Semoga buku panduan ini bermanfaat untuk mengembangkan usaha saya kedepannya.” Ujar Ibu Luluk, pelaku UMKM ikan hias, yang juga memberi tanggapan serta menyambut baik pembuatan buku panduan ini. 

Pembuatan buku panduan ini adalah salah satu upaya pengembangam UMKM oleh tim KKN UM 2020 di Desa Slorok dalam pemasaran produk di era 4.0 dimana perkembangan teknologi dan informasi dapat dengan mudah dan cepat untuk diakses oleh masyarakat. Kemudahan di era 4.0 ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku UMKM Desa Slorok untuk membuka toko dan berdagang secara online. 

Terlebih selama masa pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) yang menyebabkan pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah sebagai bentuk pencegahan penularan Virus Corona ini, transaksi jual beli online menjadi alternatif belanja paling diminati konsumen dengan mengunjungi marketplace yang ada. 

Pada kondisi yang demikian, membuka toko di marketplace yang memiliki jutaan pengunjung, dapat menjadi langkah efektif bagi pelaku UMKM khususnya di Desa Slorok untuk memperluas usaha mereka dan menjangkau lebih banyak konsumen. 

Jurnalis Warga: Ismia Liainur Ifadho (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris).

Posting Komentar

0 Komentar