KKN UM Desa Peniwen, Tulis Buku Panduan Ide Kreatif Usaha dan Potensi Desa

Malang
(DOC) - Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh universitas yang sudah terstruktur, terjadwal dan sistematik merupakan program utama dalam proses mendidik mahasiswanya serta memadukan dengan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Mahasiswa adalah pelaku utama kegiatan KKN yang dibimbing langsung oleh dosen dan masyarakat desa tempat KKN. 

Namun dengan keadaan pandemi Covid-19 saat ini, sangat tidak memungkinkan bagi mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan KKN di desa. Universitas Negeri Malang (UM) telah merancang solusi khusus untuk pelaksanaan kegiatan KKN selama masa Covid-19 ini.

Kegiatan KKN yang bertajuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Edisi Covid-19 dengan tema “KKN berbasis Produk Karya Pengabdian” yaitu kegiatan pengabdian oleh mahasiswa yang program kerjanya bertujuan untuk menciptakan produk yang dapat bermanfaat bagi masyarakat desa yang dituju.

Kegiatan KKN yang dilaksanakan kurang lebih selama 5 minggu mengharuskan mahasiswa membuat produk karya pengabdian yang dipersiapkan untuk desa.

Salah satu kelompok mahasiswa UM melaksanakan kegiatan KKN di Desa Peniwen, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Desa yang berada di perbatasan antara Kabupaten Malang dan Blitar tersebut merupakan desa yang subur dan dikelilingi oleh perkebunan dan persawahan yang asri.

Banyaknya potensi alam yang ada di desa tersebut perlu untuk dikembangkan dan dilestarikan. Keadaan tanah yang subur cukup untuk memperlihatkan identitas masyarakat Desa Peniwen yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani.

Sesuai dengan ketentuan atau persyaratan pelaksanaan KKN Reguler edisi Covid-19 ini, setiap kelompok diharuskan untuk membuat beberapa produk yang dapat memberikan manfaat dan dipersiapkan untuk meningkatkan potensi desa. 

Kelompok mahasiswa KKN Desa Peniwen telah membuat beberapa produk yang akan ditujukan untuk desa tersebut. Beberapa program kerja mahasiswa KKN Desa Peniwen yang sudah terlaksana antara lain pembagian 1000 masker dan pembagian 250 hand sanitizer.

Pada hari Senin tanggal 29 Juni 2020, kelompok mahasiswa KKN Desa Peniwen mengirimkan 2 produk program kerja mereka yang berupa buku dengan judul “Panduan Ide Kreatif Usaha” serta “Profil dan Potensi Desa Peniwen”.

Dua buku tersebut memiliki manfaat dan kegunaan tersendiri untuk Desa Peniwen. 
Buku Panduan Ide Kreatif Usaha adalah buku yang di dalamnya berisi tentang inovasi atau ide-ide kreatif yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Peniwen. Dengan adanya Covid-19 di Indonesia memberikan dampak yang buruk bagi perekonomian masyarakat. 

Meski saat ini Malang sudah menerapkan “New Normal”, namun masih banyak masyarakat yang kegiatan perekonomiannya terhambat. Buku Panduan Ide Kreatif Usaha ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang cara memulai atau mengembangkan usaha dengan bahan-bahan yang bersumber langsung dari Desa Peniwen agar dapat di inovasikan dan bernilai jual tinggi, serta terdapat juga tips dan trik bagaimana melakukan pemasaran produknya.

Program kerja buku yang kedua adalah Buku Profil dan Potensi Desa Peniwen. Buku tersebut berisi tentang rangkuman profil desa yang meliputi karakter desa, sarana, prasarana, sumber daya alam, sumber daya manusia dan sebagainya. Buku tersebut memberikan pengetahuan dan dapat dijadikan acuan untuk pembangunan desa ke depannya. Kedua buku hasil dari program kerja kelompok mahasiswa KKN Desa Peniwen tersebut akan diupload ke web desa agar masyarakat luar desa pun juga dapat memanfaatkannya.

Kepala Desa Peniwen yaitu Sih Utama mengapresiasi kegiatan KKN mahasiswa UM. Beliau juga menyampaikan bahwa dengan adanya program kerja buku tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakatnya dan juga dapat memberikan dampak positif bagi Desa Peniwen. Serta dapat memberikan informasi bagi masyarakat desa maupun luar desa tentang Desa Peniwen.

Jurnalis Warga: Imam Bastomi

Post a Comment

0 Comments