Dugaan Kasus Penganiayaan Warga Desa Munder, Polisi Terus Melakukan Penyelidikan

Lumajang,(DOC)
-Kasus penganiayaan terhadap warga Dusun Sumberejo, Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun pada 18 Agustus 2019 tahun lalu hingga saat ini polisi terus melakukan penyelidikan.

Kapolsek Yosowilangun Iptu Hariyanto mengatakan kasus penanganan perkara penganiayaan yang dilaporkan Misdrap (53) terhadap terlapor MT (60) mantan RT itu bukan tidak ada kepastian hukum yang diberitakan salah satu media.

Kasus ini sudah di proses dengan cepat setelah pihaknya menjabat Kapolsek Yosowilangun pada tanggal 18 April 2020.

"Selama menjabat Kapolsek selama dua bulan lebih ini kita  tingkatkan dari lidik ke sidik, artinya disini ini sudah ada kepastian hukumnya, sehingga kita memperlakukan pelapor dan terlapor sama hak bisa menggunakan hak media untuk secara hukum," ujarnya.

Ia mengatakan, tidak lama lagi akan melakukan proses sidik akan ada upaya paksa kalau tidak hadir maka akan dijemput.

"Setelah itu kita gelarkan maka ada penetapan tersangka, yang jelas terlapor akan kita tingkatkan setelah kita melakukan gelar perkara untuk menjadi tersangka. Kalau sekarang masih sebagai calon tersangka," terang Iptu Hariyanto.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Yosowilangun ketika dikonfirmasi Bripka Adi Susilo menjelaskan, Kejadian penganiayaan terjadi pada tanggal 18 Agustus 2019, awalnya itu korban cek cok mulut dengan istri terlapor berkaitan dengan hajatan, saat cek cok mulut, tiba pelaku datang dari belakang lalu memukul korban dengan menggunakan kayu bambu.

"Pelaku langsung memukul dengan bambu mengenai bahu kiri dan leher, kemudian korban jatuh, ketika jatuh korban dipukul lagi mengenai kakinya," terangnya.(Tim)






Posting Komentar

0 Komentar