DPO Pembobol Rumah di Pasirian Diringkus Polisi Saat Pesta Miras

Tersangka M,Nasir diamankan Polisi
Lumajang,(DOC)
- Maling pembobol rumah di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang diringkus Polsek Pasirian.

Pelaku berhasil ditangkap yakni M. Nasir (24) warga Kampung Renteng, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pasirian.

Tersangka ini merupakan residivis pencurian dengan kekerasan (Curas) ditangkap sedang pesta miras jenis alkohol 70%.

"Tersangka M Nasir berhasil kami tangkap saat sedang menggelar pesta miras oplosan alkohol 75 persen bersama teman temannya yang tak jauh dari rumahnya, selanjutnya dibawa ke Mapolsek Pasirian,” Terang Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto ketika dikonfirmasi D-onenewslumajang.com, Sabtu (6/6/2020).

Penangkapan terhadap M. Nasir ini setelah polisi melakukan interogasi terhadap Efendi Pradana sebelumnya ditangkap dirumahnya di Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, karena melawan petugas diberi tindakan tegas terukur.

"M. Nasir bersama-sama Efendi Pradana melakukan aksi curas di Dusun Timur Persil. Desa Selok Anyar Kec. Pasirian," imbuh Iptu Agus Sugiharto.

Kedua tersangka berhasil ditangkap residivis kasus curas. "Efendi ini merupakan residivis kasus curas dan pernah ditahan sudah 5 kali dengan kasus yang sama. Sedangkan M. Nasir juga merupakan residivis kasus curat,curas sudah dua kali masuk penjara," imbuh Kapolsek.

Ia menjelaskan. sebelumnya kedua tersangka ini melakukan aksi pencurian di rumah  Riki Irawan Suaka Darma (27), warga Dusun Persik, Desa Selokanyar, Kecamatan Pasirian, pada 8 April 2020.

Dalam aksinya, komplotan ini masuk ke rumah korban dengan cara menjebol jendela kamar sebelah kanan menggunakan sebuah ketapel besi yang ujungnya dipipihkan.

Setelah itu, masuk dan mengambil HP Nokia yang ada di atas tempat tidur. Selanjutnya, menuju keruang tengah tempat dua sepeda motor korban diparkir. Kemudian, pelaku mengeluarkan 2 unit sepeda motor korban dan ditaruh di halaman rumah korban.

“Ketika itu, aksi kedua pelaku diketahui oleh ayah korban Samsudin kemudian pelaku mengancam Samsudin dengan sabit agar tidak teriak,” terang Iptu Agus Sugiharto.

Secara tiba-riba, dari dalam rumah korban terdengar teriakan maling dari kakak korban Lailatul Fitria. Selanjutnya, kedua pelaku kabur kearah timur tanpa membawa sepeda motor korban yang ada di halaman, hanya membawa HP Nokia milik korban.

"Barang bukti (BB) yang diamankan adalah 1 unit SPM Yamaha Vixion 2013 warna hitam N-4405-UC. 1 unit SPM Yamaha Fino tahun. 2014 warna merah L-6932-ZU. 1 papan jendela dari kayu warna biru. Sebuah ketapel besi yang ujung gagangnya dipipihkan," pungkas Kapolsek Pasirian. (Mam)






Posting Komentar

0 Komentar