Aliansi Pemuda Peduli Desa, Kepung Kantor Desa Cempi Jaya

Dompu
(DOC) - Sejumlah massa aksi mengatasnamakan aliansi pemuda peduli Desa Cempi Jaya, melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Desa Cempi Jaya, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Kamis, (25/06/2020) pagi. Dalam aksinya, mereka mempersoalkan beberapa hal yang berkenaan dengan kinerja pemerintahan desa. 

Di antara tuntutan massa aksi meliputi, transparansi APBdes, potongan tunjangan pemerintah desa, evaluasi kinerja BPD, data masyarakat yang bermasalah, dan mendesak pemerintah Desa Cempi Jaya mengeluarkan sertifikat prona. 

Kemudian, setelah bergantian melakukan orasi diatas mobil pik up, sejumlah massa aksi meminta kepada kepala desa untuk keluar menemui dan merespon serta mendengar tuntutan mereka. 

"Kepada Kepala Desa diharapkan harus keluar dan menemui masyarakatnya" Ujar Ahmadin selaku Korlap. 

Beberapa saat kemudian, Syarifuddin selaku kepala Desa Cempi Jaya dan beberapa stafnya yang dikawal oleh aparat kepolisian, kemudian menemui massa aksi di depan pintu masuk kantor desa.

Dalam tanggapannya, Syarifuddin menjawab semua yang dipersoalkan oleh massa aksi. Mulai dari masalah transparansi APBdes sampai desakan massa aksi, agar pemerintahan desa segera mengeluarkan sertifikat prona. 

"Ketika ada penyelewengan, saya siap diproses secara hukum" Ujarnya dalam menjawab tuntutan massa aksi. 

Lebih lanjut, Syarifuddin menjelaskan bahwa, dalam penyusunan program dipemerintahan desa, ada pihak yang mendampingi. Bahkan menurutnya, hal ini pernah disampaikan kepada pemuda dan masyarakat dalam rapat desa tentang prosedurnya. 

"Di desa ini, ada pendamping desa yang menyusunnya dan untuk mempelajari administrasi kami butuh waktu".Terangnya. 

Kemudian kaitan dengan pemotongan tunjangan dana desa yang dipersoalkan oleh massa aksi. Menurutnya, pemotongan tunjangan ADD dan DD secara keseluruhan, otomatis pengurangan itu merubah APBDes, dan tidak bisa dikurangi sebagian saja. 

Dikatakannya, bahwa terkait data sudah diberikan pada pertemuan sebelumnya, sesuai permintaan dan keinginan pemuda setempat di kantor desa.

Bahkan, sudah disosialisasikan kepada masyarakat mengenai anggaran lewat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. 

"Sudah saya sosialisasikan disaat sambutan pada hajatan-hajatan masyarakat dan juga saat jum'atan di mesjid yang disaksikan oleh ratusan masyarakat" Pungkasnya. 

Demonstrasi ini mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian dan babinsa setempat. Setelah terjadi tanya jawab kaitan dengan tuntutan massa aksi, kemudian setelah ada dialog dengan pihak keamanan, maka massa aksi pun bubar secara tertib.

Jurnalis Warga: Raden't (Wakabid Kepemudaan DPD Gerakan Pemuda Marhaenis NTB).


Posting Komentar

0 Komentar