Kepergok Congkel Rumah Warga, Pria di Pasirian Dihajar Massa

Tersangka saat mendapatkan perawatan di RS. Bhayangkara
Lumajang,(DOC)-Seorang pria bernama Hadi Sutikno (40) dihajar massa usai kepergok mencongkel dan akan mengambil perhiasan di rumah korban Dewi Sholihati (40), warga Dusun Tabon, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Rabu (6/5/2020), dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Pelaku warga Dusun Kebondeli Utara, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro dalam melakukan aksinya tidak sendirian, namun bersama Efendi Pradana (30), warga Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian untuk mengambil perhiasan emas milik korban.

"Saat diinterogasi pelaku mengaku hendak mengambil perhiasan emas milik korban sudah mematangkan dan melakukan survey kesasaran rumah korban sejak 3 hari lalu," ujar Kasubag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Baskoro.

Dalam menjalankan aksinya pelaku awalnya masuk kedalam rumah korban dengan cara menjebol pintu belakang/ dapur selanjutnya mau masuk keruang tengah.

Namun ada pintu teralis sehingga tidak bisa masuk, selanjutnya kedua pelaku keluar rumah dan masuk kedalam rumah korban lagi melalui depan dengan cara mencukit jendela rumah korban namun saat itu aksi kedua pelaku diketahui oleh saksi Heri (tetangga depan rumah korban red).

Kemudian warga melaporkan ke Polsek Pasirian dan warga lainnya dengan bertujuan bersama-sama untuk mengamankan pelaku.

Para warga menunggu pelaku yg masuk kedalam rumah didepan rumah korban, mengetahui ada warga didepan rumah korban, selanjutnya satu pelaku (Pendik) keluar rumah dan kabur ke arah sawah disamping rumah korban sedangkan satu pelaku (Sutik) dengan mengacungkan sebilah pisau kearah warga, namun saat pelaku tersebut berusaha kabur pelaku terjatuh dan ditangkap warga.

“Untuk pelaku yang kabur atas nama Pendik merupakan residivis pasal 365 KUHP, sedangkan Sutik yang berhasil diamankan warga serta petugas sudah pernah ditahan tiga kali dengan kasus 365 KUHP,” tutur Ipda Catur Budi Baskoro.

Catur menambahkan, saat akan dilakukan pengembangan terhadap tersangka pelaku berusaha menyerang petugas selanjutnya petugas kepolisian melakukan upaya tegas terukur dengan melumpuhkan dengan timah panas yang di arahkan ke kaki tersangka.

"selanjutnya pelaku dilakukan perawatan di RS Bhayangkara Lumajang," ujarnya.(Mam)









Posting Komentar

0 Komentar