Puluhan Pengamen Anak Jalanan Diamankan Polisi

Anak pengamen jalanan ketika diamankan polisi
Lumajang,(DOC)-Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, puluhan anak jalanan dan pengamen jalanan diamankan Polisi dan Satpol PP.

Operasi gabungan Sabhara Polres Lumajang dan Satpol PP dipimpin langsung Kabagops Polres Lumajang Kompol Yatno Mardi  bersama Kasat SabharaAKP Ma’arif langsung mendatangi setiap perempatan-perempatan lampu merah untuk mengamankan anak-anak punk yang biasa mangkal dan mengamen di tempat itu.

Puluhan anak punk yang ketahui mangkal dilampu merah langsung digelandang ke Mapolres Lumajang dengan menggunakan truk.

Para Gepeng dan pengamen jalanan yang hendak masuk ke halaman Mapolres Lumajang tersebut, diwajibkan masuk ke dalam bilik untuk disemprot disinfektan. Selanjutnya, mereka diminta untuk cuci tangan menggunakan sabun pada wastafel.

Kemudian puluhan anak punk berbaris di halaman untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar SIK M,Si menjelaskan, razia terhadap gelandangan dan pengemis termasuk pengamen jalanan tersebut sebgai bentuk upaya dan peduli agar tidak tertular virus corona atau Covid 19.

"Karena mereka bukan saja berasal dari Lumajang, tetapi datang dari berbagai daerah termasuk dari Sumatera Barat dengan cara berpindah-pindah," ujarnya.

Yang lebih membahayakan lagi, lanjut Kapolres, para Gepeng termasuk anak-anak punk tersebut tidak menjaga kebersihan karena jarang mandi dan tidak memakai masker.  Sehingga kuat kemungkinan, mereka juga terpapar virus corona atau Covid 19 karena pola hidupnya kurang sehat.

“Satu persatu dari mereka kami data dan kami tanyakan asal usulnya. Selanjutnya, mereka kami suruh buat surat pernyataan yang kemudian kami pulangkan ke rumah masing-masing dan tidak boleh lagi kembali ke Lumajang,” jelas AKBP Adewira Siregar.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Baskoro mengatakan, Diadakan pembinaan tentang physical distancing dan diwajibkan memakai masker dan di buatkan surat pernyataan untuk patuhi himbauan pemerintah.

"Mereka dipulangkan kerumah masing-masing dan dijemput oleh polsek setempat.  Semula dikirim ke Dinas Sosial, namun dinas sosial menyatakan akibat covid 19 rumah pembinaan dinas sosial dinyatakan ditutup," imbuhnya.(Mam)

Posting Komentar

0 Komentar